Wisata Curug Indah Pekon Sukamulya Dilirik Jadi BUMP 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lampung Barat meninjau lokasi salah satu objek wisata Curug (air terjun) di Pekon Sukamulya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (14/7).

Diketahui, Pekon Sukamulya  merupakan salah satu wilayah yang berada di dataran tinggi dengan aneka potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Namun, keberadaan objek wisata yang dikenal dengan keindahan air terjunnya tersebut belum di imbangi dengan akses jalan yang memadai.

Bacaan Lainnya



Kabid Pemberdayaan Masyarakat Reza Pahlevi, S.T, mendampingi Kepala DPMP Ronggur L Tobing, S.I.P, M.Si, mengatakan, peninjauan yang dilakukan itu sebagai salah satu upaya pendampingan yang dilakukan Pemkab Lambar dalam rangka pengembangan Badan Usaha Milik Pekon (BUMP). Sehingga, keberadaan objek wisata alam itu telah dilirik untuk dikelola menjadi BUMP.

“Objek wisata curug indah ini baru dibuka, sehingga akses untuk menjangkau lokasi belum ada, namun kami berencana untuk mengarahkan pemerintah pekon agar pengelolaannya dikelola oleh BUMP. Tapi untuk sementara akan koordinasikan ke Dinas Pariwisata terlebih dahulu,” kata Reza.

Menurutnya, pengembangan BUMPekon melalui pemanfaatan wisata sangat berpeluang memberikan efek kemandirian pekon dan meningkatkan ekonomi masyarakat dalam rangka kesejahteraan. Untuk itu Pemkab Lambar terus berkomitmen untuk melakukan pendampingan terhadap pengembangan BUMP.

“Jika potensi wisata ini resmi dikelola oleh BUMP maka selanjutnya memperkuat sisi sumber daya manusia maupun kelembagaannya, sehingga kegiatan usaha ini memberikan kekuatan sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Ini akan kita lakukan di semua pekon,” imbuhnya. 

Sementara itu, Peratin Sukamulya Budi mengatakan, di wilayahnya memang memiliki wisata air terjun yang potensial untuk dikembangkan. Selain masih terjaga keasliannya, air terjun tersebut memiliki keindahan yang layak untuk dikunjungi.

“Dengan melihat potensi itu, kami berharap pemkab lambar dapat mendorong pengembangan objek wisata tersebut salah satunya dengan mendukung peningkatan akses menuju lokasi,” harapnya.

Menurut dia, akses yang dibutuhkan saat ini hanya membangun jalan anak tangga untuk menuju ke lokasi air terjun. Apabila itu terealisasi maka destinasi wisata itu akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli pekon atau dapat di kembangkan menjadi BUMP.

“Kalau dikelola secara maksimal progress kedepan akan sangat menjanjikan, karena pengunjung disuguhkan dengan berbagai objek wisata alam,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait