Wisma Sindalapai Bakal Dibangun Dua Tingkat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Keberadaan Wisma Sindalapai Kelurahan Pasarliwa Kecamatan Balikbukit Kabupaten Lambar yang berada dipusat Kota Liwa akan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Pasalnya, Pemkab Lambar pada tahun 2021 mendatang akan menganggarkan dana untuk rehab gedung Wisma Sindalapai tersebut.

“Mengingat kondisnya saat ini kurang layak untuk menunjang kepariwisataan yang ada di Kabupaten Lambar khususnya Kecamatan Balikbukit, jadi pemerintah daerah akan melakukan rehab terhadap salah satu aset pemerintah tersebut, yaitu akan membangun dua tingkat,” ungkap  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si.

Untuk DID, kata dia, Pemkab telah menganggarkan dana sekitar Rp5 miliar dan diharapkan untuk kegiatan fisiknya akan mulai dilaksanakan pada tahun mendatang.

Dijelaskannya, jika ada even-even kepariwisataan dan even lainnya, Wisma Sindalapai tersebut kerap menjadi lokasi penginapan para undangan dan pengunjung sehingga keberadaan penginapan yang berada di pusat Kota Liwa tersebut harus dalam kondisi bagus, bersih dan layak untuk ditempati. “Kalau kondisinya nggak  layak kemudian tidak bersih maka orang yang menginap disana juga akan jarang. Tapi kalau fasilitasnya bagus dan bersih maka warga yang menginap di wisma tersebut jumlahnya akan meningkat,” katanya

Kedepan, kata Okmal, Wisma Sindalapai selain akan dibangun tingkat duajuga akan ditambah fasilitas ruang pertemuan yang refresentatif dan menampung sedikitnya 40 orang. Sehingga nantinya selain bangunan Wisma Sindalapai bertingkat dua, juga di bagian depan wisma ada ruang terbuka hijau, kemudian dekat dengan pasar dan pusat perbelanjaan, dekat dengan kebun raya Liwa, dan taman Hamtebiu.

“Dengan adanya sejumlah fasilitas tersebut maka diharapkan pengunjung lokal maupun dari luar daerah betah berlama-lama di Kota Liwa dan bermalam di Wisma Sindalapai, serta berbelanja. Dengan begitu selain akan meningkatkan pendapatan masyarakat, juga akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tandasnya. (lus/mlo)




Pos terkait