Wiyadi Curiga Ada Permainan Oknum Aparat dengan PKL, Ini Respon Inspektorat

  • Whatsapp
Kepala Inspektorat Kota Bandarlampung M. Umar

Medialampung.co.id – Inspektorat Kota Bandarlampung merespon adanya informasi oknum pegawai Pemkot Bandarlampung yang Bermain dengan pedagang kaki lima di jalan Bukit Tinggi setelah Ketua DPRD Wiyadi buka suara mengenai adanya keterkaitan oknum yang mengelola pedagang kaki lima di atas drainase. 

Kepala Inspektorat Kota Bandarlampung M. Umar mengatakan, pihaknya akan menindak tegas oknum yang terlibat.

Bacaan Lainnya

“Jika yang bermain oknum ASN atau Pol PP Bandarlampung kita tindak lanjuti, tapi harus ada datanya, kita tidak bisa serta merta memeriksa seseorang tanpa adanya laporan dari pihak dinas perdagangan,” jelas Umar kepada Medialampung.co.id, Sabtu (20/11).

“Kita tunggu informasinya dari dinas perdagangan, kan mereka yang lebih paham, kalau memang terbukti apa yang disampaikan oleh ketua DPRD kota Bandarlampung Pak Wiyadi ya kita tindak tegas,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi mencurigai kemungkinan adanya oknum yang bermain di Pasar. 

“Karena perputaran uang kan banyak disitu. Kita cek apakah ada oknum yang jual beli lapak atau ada uang pengamanan nanti ini tugasnya inspektorat jika ada oknum pegawai pemkot yang bermain,” tuturnya.

“Nah ini perlu di cek kembali oleh Pemkot, sehingga tidak ada juga yang dirugikan. Jadi pedagang tetap bisa beraktifitas untuk mencari nafkah buat keluarga,” pintanya.

“Tapi ketertiban dan ketentraman di Pasar tetap dijaga. Pembangunan Pasar Smep adalah Kesepakatan antara Pemerintah Kota dan DPRD Kota Bandarlampung dalam rangka untuk menata Pasar itu menjadi lebih baik dan lebih bersih,” terang dia.

“Sehingga pengunjung juga nyaman. Kalau pengunjung nyaman otomatis pedagang diuntungkan, karena banyak pedagang yang datang kesitu, oleh karenanya kami sepakat sesuai instruksi dari Pusat untuk pasar-pasar tradisional harus ditata kembali, sehingga tidak becek, tidak bau dan kotor,” tandas Wiyadi Ketua DPRD kota Bandarlampung.(*/mlo)

Pos terkait