Wujud Belasungkawa, KNPI Bandarlampung Kawal Pemakaman Mahasiswi ITERA

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – DPD KNPI Kota Bandarlampung turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu mahasiswi ITERA akibat gantung diri. Sebagai wujud simpati, jajaran KNPI turut mengawal proses pemakaman.

“Kami turut berempati dan bersimpati atas kematian Zahra Shiva (21), salah satu mahasiswa ITERA. Kami turut mengawal pemakamannya hingga ke liang lahat,” kata Ketua DPD KNPI Bandarlampung Iqbal Ardiansyah, Kamis, 21 Januari 2021.

Bacaan Lainnya




Sebagai generasi penerus bangsa dan agen perubahan, mahasiswa harus siap ditempa berbagai ujian dan persoalan. Menurut Iqbal, peristiwa gantung diri ini hendaknya menjadi pelajaran bagi para pemuda agar tak berpikir singkat dan nekad.

“Jika ada persoalan atau problem hendaknya disampaikan, curhat dengan orang terdekat agar mendapat solusi. Bukan sebaliknya membatin hingga mengambil jalan pintas,” tuturnya.

Apalagi di tengah hantaman beragam persoalan pada masa pandemi Covid-19 ini, Iqbal berharap adanya pendampingan psikologi terhadap para mahasiswa yang terkena dampak. “Semua memang serba susah saat ini. Kita semua harus bersabar dan mendekatkan diri pada Allah Swt, jangan sampai salah langkah,” kata Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Lampung ini.

Sebagaimana diketahui, Zahra Shiva, mahasiswi ITERA ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Jalan Karimun Jawa, Gang Wisma 1, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, pada Rabu malam 20 Januari 2021.

Sementara, Ivan, kekasih korban mengungkapkan sempat berkoordinasi melalui pesan whatsapp dengan korban yang diketahui tinggal seorang diri di rumah paman korban.

“Sebelumnya dia (Zahra Shiva) sempat memberikan isyarat dengan mengirimkan beberapa gambar stiker boneka gantung diri melalui whatsapp,” ujarnya, Kamis 21 Januari 2021. 

Ivan mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Namun, sebelumnya korban sempat cerita ada tugas akhir kuliah dari kampus.

“Dia juga pernah curhat kondisi orang tuanya sedang sakit yang tinggal di Cianjur, Jawa Barat. Karena dia asli orang sana,” paparnya.(*/mlo)


Pos terkait