Wujudkan Kabupaten Literasi, Jangkauan Perpustakaan Masyarakat Diperluas

  • Whatsapp
Kabid Layanan Pustaka dan Pembudayaan Gemar Membaca Salman, SH., MM

Medialampung.co.id – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lambar akan memperluas jangkauan perpustakaan masyarakat. 

Program tersebut tentunya merupakan langkah nyata dalam mendukung tiga komitmen Kabupaten Lampung Barat yang salah satunya sebagai Kabupaten Literasi.

Bacaan Lainnya

“Selain memiliki Pitu (Tujuh) Program Unggulan, Kabupaten Lambar juga memiliki tiga komitmen, pertama Kabupaten Tangguh Bencana, Kedua Kabupaten Konservasi dan Ketiga Kabupaten Literasi,” ungkap Kabid Layanan Pustaka dan Pembudayaan Gemar Membaca Salman, SH., MM, mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lambar Yudha Setiawan, S.Ip.

Salman menegaskan, Perluasan Perpustakaan Masyarakat tersebut sebagai upaya yang terprogram untuk mempermudah masyarakat mengakses bahan bacaan.

Dimana perpustakaan masyarakat dimaksud ialah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menggalakkan pojok-pojok baca di setiap sudut-sudut pekon, kelurahan, sekolah, tempat ibadah, terminal dan lain secara konvensional (koleksi buku) maupun digital.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sudah launching e-Pusda Lampung Barat yang bisa diakses melalui aplikasi yang tersedia di playstore. 

Dijelaskan Salman, semua program unggulan dan komitmen Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus adalah demi kemajuan dan kemaslahatan seluruh lapisan masyarakat, termasuk tujuan program Kabupaten Literasi.

“Dengan membaca akan membuka cakrawala dan pola pikir masyarakat ke arah lebih cerdas,” sebut Salman. 

Lebih jauh disampaikan Salman, yang menjadi kegiatan lainnya oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lambar, seperti melakukan pembinaan perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah tingkat SD, SMP sederajat serta pekon-pekon dan kelurahan.

Tujuannya tidak lain untuk memberikan arahan, masukan hingga menampung keluhan masyarakat terkait pengelolaan perpustakaan di masing-masing tempat, baik sekolah, pekon maupun kelurahan sehingga dapat bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Literasi. (r1n/mlo)




Pos terkait