Wujudkan Kemandirian Pangan, DKP Lambar Bagikan Ribuan Bibit Tanaman

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menurunnya perekonomian akibat Pandemi Covid-19 berpengaruh besar terhadap daya beli masyarakat pada bahan pangan. Sehingga, kemandirian pangan menjadi solusi bagi masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri . 

Mewujudkan hal tersebut, Pemkab Lambar melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyalurkan ribuan jenis bibit tanaman pangan yang dibagikan ke 15 pekon di 15 kecamatan untuk ditanam pada lahan demplot percontohan tanaman pangan di setiap kecamatan termasuk masyarakat seperti di Kecamatan Batuketulis yang disalurkan ke Pekon Sumberejo, Jumat (11/12).

Bacaan Lainnya


Kepala DKP Lambar Ruspan Anwar, S.H menjelaskan, ribuan bantuan bibit yang disalurkan tersebut diantaranya bibit cabai, terong, tomat, benih kangkung, kacang panjang, selada, bayam, polybag, serta sekitar 90 bibit tanaman buah seperti sawo, alpukat,  jambu kristal, termasuk benih dan pakan ikan.

“Untuk bantuan benih ikan dan pakan sedang dalam proses sehingga belum didroping, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat mendukung program kemandirian pangan dan masyarakat termotivasi untuk memanfaatkan pekarangan di lahan sempit, sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan keseharian mereka” ungkap Ruspan. 

Nantinya, lanjut dia, pekon yang menjadi demplot tanaman pangan tersebut tidak hanya diberikan bibit saja, namun juga akan diberikan pembinaan bercocok tanam hingga panen. Pihaknya berupaya secepatnya mendistribusikan bibit agar cepat memberikan hasil.

“Pelaksanaan program kemandirian sangat direkomendasikan, karena hanya dengan memanfaatkan pekarangan rumah, masyarakat dapat menghasilkan bahan pangan yang cukup untuk menunjang kebutuhan pangan keluarga, terutama saat pandemi Covid-19 saat ini,” kata dia. 

Sebab, jika telah berjalan, pihaknya mengharapkan masyarakat sedikitnya dapat mengurangi ketergantungan untuk membeli bahan pangan di pasar, sehingga kemandirian pangan dapat terwujud dan dengan itu diharapkan masyarakat dapat bertahan dan memulihkan ekonomi di tengah menurunnya daya beli masyarakat akibat wabah Covid-19.

“Mudah-mudahan juga dengan edukasi yang diberikan, masyarakat dapat meneruskan kegiatan bercocok tanam di pekarangan rumah meski jika kedepannya wabah sudah berakhir,” harapnya.

Sementara itu, Peratin Sumberejo Karyono mengatakan pihaknya sangat mendukung program tersebut, dan kini untuk menindaklanjutinya pihaknya telah menyiapkan lahan siap tanam. 

“Dalam kegiatan ini kita mengajak masyarakat memanfaatkan secara maksimal lahan-lahan yang selama ini belum produktif,  dan untuk demplot yang telah kami sediakan kini sudah siap tanam dan semoga sukses sampai panen sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan,” imbuhnya.(edi/mlo)




Pos terkait