Varian yang paling populer menggunakan mesin AMC 4.0 liter Inline-6 yang terkenal memiliki torsi besar, respons mesin yang baik, serta daya tahan tinggi.
Selain itu, Jeep juga menyediakan pilihan mesin empat silinder berkapasitas 2,5 liter dan kemudian 2,4 liter sebagai alternatif yang lebih efisien.
Seluruh mesin dipadukan dengan pilihan transmisi manual maupun otomatis serta sistem penggerak empat roda (4WD) yang menjadi ciri khas kendaraan Jeep.
Tahun 2003 menjadi tonggak penting dalam sejarah Wrangler TJ dengan hadirnya varian Wrangler Rubicon.
Model ini dirancang khusus untuk menghadapi medan ekstrem dengan bekal gardan Dana 44, differential lock depan dan belakang, transfer case Rock-Trac, ban off-road berukuran 31 inci, serta perlindungan bodi tambahan.
Nama Rubicon sendiri diambil dari jalur off-road legendaris Rubicon Trail di California, Amerika Serikat.
Hingga kini, Rubicon tetap menjadi simbol kemampuan off-road tertinggi dalam keluarga Jeep.
Pada 2004, Jeep kembali melakukan inovasi dengan meluncurkan Wrangler Unlimited atau berkode LJ.
Berbeda dari Wrangler standar, model ini memiliki wheelbase yang lebih panjang sehingga menawarkan ruang kabin dan bagasi yang lebih lega tanpa mengurangi kemampuan menjelajah.
Varian tersebut kemudian menjadi cikal bakal Wrangler empat pintu yang hadir pada generasi berikutnya.
Meski usianya telah mendekati tiga dekade, Jeep Wrangler TJ masih memiliki nilai jual yang tinggi.
Desain klasik, mesin yang terkenal tangguh, kemudahan modifikasi, serta kemampuan off-road yang mumpuni membuat SUV ini tetap menjadi incaran para pecinta otomotif.