Sejarah Kawasaki AR 125, Motor 2-Tak Legendaris yang Kini Diburu Kolektor

Kawasaki AR 125 hadir sebagai motor sport 2-tak berteknologi maju pada era 1980-an dan menjadi salah satu fondasi lahirnya DNA motor sport Kawasaki.
Krisna Jeri - Jumat, 17 Jul 2026 - 07:50 WIB
Kawasaki AR 125 atau Binter Kawasaki AR 125 menjadi salah satu motor sport 2-tak legendaris yang dikenal berkat desain agresif, performa tinggi, dan teknologi modern pada era 1980-an.
Kawasaki AR 125 atau Binter Kawasaki AR 125 menjadi salah satu motor sport 2-tak legendaris yang dikenal berkat desain agresif, performa tinggi, dan teknologi modern pada era 1980-an. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Jauh sebelum nama Ninja mendominasi pasar motor sport, Kawasaki telah memperkenalkan AR 125, motor sport bermesin 2-tak yang membawa berbagai teknologi modern pada masanya. 

Diluncurkan pada awal dekade 1980-an, Kawasaki AR 125 menjadi salah satu motor sport 125 cc paling canggih yang pernah diproduksi pabrikan asal Jepang tersebut.

Di Indonesia, motor ini dipasarkan melalui Binter Kawasaki sehingga lebih dikenal sebagai Binter Kawasaki AR 125.

Meski masa edar di Tanah Air tidak berlangsung lama, AR 125 sukses meninggalkan jejak sebagai salah satu motor sport legendaris yang kini menjadi incaran kolektor.

Advertisements

Salah satu daya tarik utama Kawasaki AR 125 terletak pada desainnya yang terinspirasi dari motor balap Kawasaki KR yang berlaga di ajang World Grand Prix (WGP).

Motor ini mengusung garis bodi yang tajam dengan fairing minimalis, tangki berotot, serta posisi berkendara yang sporty.

Pada era 1980-an, tampilannya sudah tergolong futuristis dibandingkan motor sport lain di kelas yang sama.

Tak sedikit pecinta otomotif menyebut AR 125 sebagai salah satu cikal bakal lahirnya DNA motor sport Kawasaki sebelum keluarga Ninja berkembang menjadi ikon global.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Kawasaki AR 125 dibekali mesin satu silinder 2-tak berkapasitas 123–124 cc yang menggunakan sistem pendingin cairan (liquid-cooled).

Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan dan mampu menghasilkan tenaga sekitar 22 PS pada 9.500 rpm serta torsi maksimum sekitar 16,7 Nm pada 8.500 rpm. 

Keunggulan lain motor ini adalah penggunaan teknologi Rotary Reed Valve yang membuat suplai campuran udara dan bahan bakar lebih efisien. 

Karakter mesinnya dikenal agresif pada putaran menengah hingga tinggi dengan akselerasi spontan yang menjadi ciri khas motor 2-tak.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements