Fitur auto brightness juga belum tersedia. Artinya, pengguna tidak mendapatkan penyesuaian tingkat kecerahan layar secara otomatis berdasarkan kondisi pencahayaan sekitar.
Keterbatasan lainnya terdapat pada sistem strap. Mekanisme pengait khusus membuat pengguna belum bisa secara bebas menggunakan strap universal quick-release 22 mm.
Harga Rp599 Ribu, Layak Dipertimbangkan?
Dengan harga Rp599.000, TECNO Watch Neo menawarkan kombinasi yang cukup agresif di kelas smartwatch entry-level.
Layar AMOLED 1,43 inci, bodi metal, Bluetooth calling, fitur kesehatan, dua pilihan strap, serta sertifikasi IP68 menjadi beberapa keunggulan utama yang ditawarkan.
Memang, absennya GPS independen, kompas, altimeter, dan auto brightness perlu menjadi pertimbangan bagi pengguna dengan kebutuhan olahraga yang lebih serius.
Namun, bagi pengguna yang mencari smartwatch untuk gaya harian, notifikasi, panggilan Bluetooth, pemantauan kebugaran dasar, dan aktivitas sehari-hari, TECNO Watch Neo menawarkan value yang cukup kuat di bawah Rp600 ribu.
Kehadirannya sekaligus menunjukkan bahwa smartwatch entry-level kini tidak harus tampil dengan kesan murahan. Dengan desain bodi metal dan layar AMOLED, TECNO Watch Neo mencoba membawa pengalaman smartwatch premium ke segmen harga yang lebih terjangkau.