Untuk kebutuhan meeting online, Acer membekali laptop ini dengan kamera depan beresolusi Full HD.
Kamera tersebut terintegrasi dengan Acer PurifiedView dan Microsoft Studio Effects. Fitur ini mendukung sejumlah kemampuan cerdas, seperti background blur otomatis, auto framing, hingga koreksi kontak mata saat melakukan konferensi video.
Performa Intel Core Ultra 7 155H
Acer Swift Air 14 AI mengandalkan prosesor Intel Core Ultra 7 155H berbasis arsitektur Meteor Lake. Chip tersebut memiliki konfigurasi 16 core dan 22 thread.
Sementara itu, pemrosesan grafis dipercayakan kepada GPU terintegrasi Intel Arc. Kemampuan tersebut cukup untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, gaming ringan, hingga akselerasi proses editing video.
Dalam pengujian rendering video 1080p berdurasi 13 menit menggunakan CapCut dengan memanfaatkan akselerasi iGPU, proses rendering dapat diselesaikan dalam 2 menit 38 detik.
Pada DaVinci Resolve dengan format video 10-bit 4:2:2, proses ekspor membutuhkan waktu sekitar 7 menit 19 detik.
Kemampuan grafis terintegrasinya juga masih cukup mumpuni untuk bermain game kompetitif. Pada Valorant, laptop ini mampu mencapai rata-rata sekitar 200 FPS.
Sementara untuk sejumlah game 3D kasual, performanya berada di kisaran 30 hingga 50 FPS dengan memanfaatkan teknologi upscaling.
Baterai Efisien dan Suhu Tetap Terjaga
Efisiensi daya menjadi salah satu aspek yang cukup menarik dari laptop ini. Acer Swift Air 14 AI memanfaatkan dua Low Power Efficient-core (LPE-core) untuk membantu mengoptimalkan konsumsi daya.
Dalam penggunaan kasual seperti browsing internet, daya tahan baterainya berada di kisaran 8 hingga 12 jam pemakaian aktif.
Sistem pendinginnya juga mampu menjaga suhu prosesor tetap terkendali ketika laptop digunakan untuk pekerjaan berat.
Saat menjalani pengujian beban penuh menggunakan Cinebench R23, temperatur prosesor berada di kisaran 69 hingga 70 derajat Celcius. Suhu tersebut tercatat tidak mencapai angka 100 derajat Celcius.