Kasus Lenovo LOQ 15 Matot Terungkap, Ini Risiko dan Solusi Resminya

Kasus Lenovo LOQ 15 mati total bukan sekadar isu. Simak penyebab, varian yang terdampak, solusi BIOS, dan risiko penggunaan jangka panjang.
gambar-user/R7Evkfp2NT19GsKJWnQmQ7oszupwRFyY6wKB7Pfb.webp
Budi Setiawan - Rabu, 12 Agt 2026 - 06:29 WIB
Lenovo LOQ 15 sempat ramai dikaitkan dengan kasus mati total atau matot, terutama pada sejumlah varian Intel HX Series.
Lenovo LOQ 15 sempat ramai dikaitkan dengan kasus mati total atau matot, terutama pada sejumlah varian Intel HX Series. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Dalam sejumlah pengujian, temperatur prosesor Core i5-12450HX pada Lenovo LOQ 15 dapat mencapai sekitar 93 derajat Celsius. Ketika digunakan untuk menjalankan gim berat, temperatur prosesor juga dapat bertahan di kisaran 85 derajat Celsius.

Temperatur tinggi membutuhkan sistem pendinginan dan komponen motherboard yang mampu bekerja secara stabil dalam kondisi beban berat.

Namun, suhu tinggi bukan satu-satunya faktor yang dikaitkan dengan kasus matot. Pembahasan komunitas kemudian mengarah pada persoalan ketidakstabilan tegangan pada prosesor Intel serta desain dan kualitas komponen daya pada motherboard.

Overvoltage Jadi Salah Satu Sorotan

Salah satu dugaan utama berkaitan dengan tegangan berlebih atau overvoltage pada P-Core prosesor Intel.

Advertisements

Persoalan tersebut memiliki kemiripan dengan isu ketidakstabilan yang sebelumnya ramai dibahas pada prosesor Intel desktop seri tertentu.

Ketika tegangan dan beban listrik tidak terkendali dengan baik, komponen motherboard seperti VRM, MOSFET, dan kapasitor harus bekerja lebih keras.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kerusakan apabila tidak ditangani melalui pembaruan firmware atau sistem BIOS yang tepat.

Intel dan Lenovo Menyediakan Solusi

Masalah stabilitas prosesor Intel tersebut kemudian mendapat perhatian dari Intel. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan pembaruan microcode untuk meningkatkan stabilitas pengelolaan tegangan prosesor.

Advertisements

Pembaruan tersebut kemudian disalurkan melalui BIOS yang dirilis oleh produsen laptop, termasuk Lenovo.

Pembaruan BIOS menjadi salah satu langkah penting bagi pengguna Lenovo LOQ 15 karena firmware baru dapat membawa perbaikan terhadap pengaturan daya dan stabilitas sistem.

Dengan melakukan pembaruan secara berkala, pengguna dapat memastikan laptop menjalankan firmware terbaru yang direkomendasikan produsen.

Meski demikian, pembaruan BIOS sebaiknya dilakukan sesuai panduan resmi Lenovo. Pengguna juga perlu memastikan baterai dan sumber listrik berada dalam kondisi aman selama proses pembaruan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements