Port tersebut dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat eksternal, termasuk monitor beresolusi tinggi. Dukungan output hingga resolusi 8K juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna profesional yang bekerja dengan layar eksternal.
Hal menarik lainnya adalah keberadaan SD Card Reader UHS-II berukuran penuh. Fitur ini sangat berguna bagi fotografer dan videografer karena file dari kamera dapat dipindahkan langsung tanpa membutuhkan dongle tambahan.
Untuk keamanan, tombol power sudah terintegrasi dengan sensor fingerprint. Perangkat juga mendukung Windows Hello melalui kamera inframerah, meski webcam utamanya masih menggunakan resolusi 720p.
Quad Speaker dengan Kualitas Audio Jernih
Dell tidak hanya memperhatikan sektor visual. Precision 5570 juga membawa sistem quad speaker yang terdiri dari dua speaker front-firing dan dua subwoofer.
Konfigurasi tersebut menghasilkan suara yang relatif jernih dengan vokal tebal serta bass yang cukup dalam. Kualitas audionya juga dinilai mampu bersaing dengan sejumlah laptop premium, termasuk MacBook Air.
Bagi editor video, kualitas speaker seperti ini cukup membantu ketika melakukan monitoring audio secara langsung. Laptop juga tetap menghasilkan suara yang relatif bulat ketika volume dinaikkan.
Intel Core i7 dan Nvidia RTX A1000
Di balik desain minimalisnya, Dell Precision 5570 membawa spesifikasi workstation. Beberapa konfigurasi menggunakan Intel Core i7-12800H atau Core i7-12600H vPro dengan 14 core dan 20 thread.
Untuk pengolahan grafis, perangkat mengandalkan Nvidia RTX A1000 4GB GDDR6. GPU workstation tersebut menggunakan basis arsitektur RTX yang dirancang untuk kebutuhan profesional seperti CAD, pemodelan 3D, dan aplikasi kreatif.
Konfigurasi memorinya terdiri dari RAM 16GB DDR5 dual-channel dan SSD NVMe PCIe Gen 4 berkapasitas 1TB. Pengguna juga masih mendapatkan dua slot NVMe dan dua slot SODIMM sehingga kapasitas penyimpanan maupun RAM dapat ditingkatkan.
Dell merancang laptop ini untuk menjaga konsistensi performa dan kestabilan suhu saat digunakan dalam sesi kerja panjang. Karena itu, perangkat lebih mengutamakan kestabilan dibanding mengejar performa puncak sesaat.
Dalam pengujian yang disebutkan pada materi sumber, proses ekspor video 4K 10-bit berdurasi 10 menit menggunakan Premiere Pro dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari enam menit.
Performa ketika menggunakan charger dan baterai juga disebut relatif tidak mengalami perbedaan signifikan dalam pengujian tersebut.