LAMPUNG UTARA – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, kembali menjadi sorotan setelah viral di media sosial. Kali ini, seorang siswa dilaporkan menemukan benda yang diduga peluru senapan angin di dalam menu Daging Malbi yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari.
Video mengenai temuan tersebut diunggah akun TikTok @ketumintegritymediaforum dan kemudian menyita perhatian publik. Dalam rekaman itu, pemilik akun menyebut benda yang ditemukan di dalam makanan tersebut telah diperiksa dan diduga merupakan peluru senapan angin.
"Ini murid saya, Abdi kelas 5, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging. Lihat ini, dan ini sudah saya tanya dengan tentara Pak Andi Sapri, yang merupakan Babinsa sekolahan ini," ujar pemilik akun dalam video yang beredar.
Ia juga menyebut Babinsa yang dimaksud membenarkan bahwa benda tersebut merupakan peluru senapan angin.
"Pak Andi Sapri membenarkan bahwa ini sebuah peluru senapan angin. Jadi maksudnya apa ini? Kemarin kalian enggak mau mengaku, sekarang kalian buat kesalahan lagi," ujarnya.
Dalam video tersebut, pemilik akun meminta pertanggungjawaban pengelola MBG di Sindang Sari atas temuan benda yang diduga peluru di dalam makanan siswa.
"Jadi saya bukan mengada-ada ya, kalian ini selalu mencari masalah. Nih lihat, peluru dalam daging. Jadi saya minta pertanggungjawaban kepada MBG Sindang Sari," ucapnya.
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, Ketua Satgas SPPG Lampung Utara Mat Soleh membenarkan adanya laporan mengenai temuan benda yang diduga peluru di dalam menu MBG. Pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan.
"Tim sudah turun, saya masih dinas luar," kata Mat Soleh saat dikonfirmasi, Kamis, 27 Agustus 2026.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, SPPG Sindang Sari tampak ditutup sementara. Tidak terlihat adanya aktivitas, baik di dalam maupun di luar bangunan SPPG.
Peristiwa ini menambah sorotan terhadap pengelolaan menu MBG di SPPG Sindang Sari. Sebelumnya, pada Senin, 12 Januari 2026, SPPG tersebut juga sempat viral setelah menu MBG yang dibagikan kepada penerima manfaat dinilai tidak layak.
Saat itu, jumlah penerima manfaat dari SPPG Sindang Sari tercatat mencapai 1.950 orang.