Sementara itu, waktu pengisian baterai tidak menunjukkan perbedaan berarti. Pengisian dari 0 hingga 100 persen membutuhkan sekitar tiga jam menggunakan adaptor bawaan berdaya 36 Watt.
WiFi, Bluetooth, dan Hotkey Berjalan Baik
Dari sisi konektivitas, CachyOS mampu mengenali WiFi dan Bluetooth tanpa kendala berarti.
Pengujian menggunakan perangkat eksternal seperti gamepad dan earphone juga menunjukkan hasil positif.
Gamepad wireless 8BitDo Ultimate 2C dapat terhubung dengan cepat dan menghasilkan input lag yang minim. Pengalaman penggunaannya dinilai tidak jauh berbeda dibandingkan ketika perangkat digunakan pada Windows.
TWS PX Q60i Pro juga dapat tersambung dengan lancar dan menghasilkan transmisi suara yang jernih.
Sebagian besar tombol shortcut pada keyboard Advan Soulmate X turut berfungsi dengan baik. Pengaturan volume, kecerahan layar, perpindahan display, hingga touchpad dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Satu pengecualian adalah tombol Airplane Mode yang tidak memberikan respons.
Jadi, Apakah CachyOS Layak Dipasang?
Eksperimen CachyOS pada Advan Soulmate X menunjukkan bahwa pergantian sistem operasi memang dapat memberikan perubahan nyata pada laptop dengan spesifikasi terbatas.
Penggunaan RAM idle turun dari sekitar 3,9 GB menjadi 1,78 GB. Antarmuka terasa lebih ringan dan responsif, sementara beberapa game ringan bahkan dapat berjalan lebih smooth dibandingkan ketika menggunakan Windows 11.
Namun, bukan berarti Linux otomatis lebih unggul dalam semua aspek.
Daya tahan baterai justru turun dari sekitar lima jam menjadi 3 jam 36 menit. Kompatibilitas sejumlah game berat juga masih menjadi tantangan, seperti terlihat pada pengujian Red Dead Redemption 1 dan Tomb Raider.