58,88%
Berdasarkan ilustrasi tersebut, pembelian emas pada sejumlah periode dalam beberapa bulan terakhir masih menghasilkan potensi kerugian jika langsung dibandingkan dengan harga buyback Rp 2.415.000 per gram.
Sebaliknya, pembelian pada 25 September 2025 dengan harga Rp 2.171.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan 11,24%. Pembelian pada 25 Juni 2025 menghasilkan potensi keuntungan 25%, sedangkan pembelian pada 25 Maret 2025 dan 25 Desember 2024 masing-masing menunjukkan potensi keuntungan 37,29% dan 58,88%.
Perhitungan tersebut merupakan ilustrasi berdasarkan harga pembelian dan harga buyback yang digunakan dalam data, sehingga belum memperhitungkan faktor lain yang dapat memengaruhi hasil investasi, termasuk pajak atau biaya terkait transaksi.
Bagi investor emas batangan, perbedaan antara harga jual dan harga buyback menjadi salah satu komponen yang perlu diperhitungkan ketika mengukur potensi keuntungan maupun kerugian.
Semakin besar kenaikan harga emas dibandingkan harga saat pembelian, semakin besar ruang untuk menutup spread tersebut.