“Pemerintah menyadari bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata. Pembangunan mental dan spiritual masyarakat juga harus menjadi perhatian utama. Karena itu kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing,” jelasnya.
Nukman berharap kegiatan pengajian dan majelis dzikir yang rutin digelar dapat menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Lampung Barat.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan melalui penguatan tiga pilar ukhuwah, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah Insaniyah.
“Mari kita jaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan yang selama ini telah terjalin dengan baik di Lampung Barat. Dukung program pembangunan daerah dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong demi Lampung Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Advertisements
Sementara itu, Ketua Majelis Dzikir Ratib Al Haddad An Nuur, Ustaz Hernadi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang kini memasuki tahun keempat.
Ia berharap majelis dzikir yang telah dibangun bersama jamaah dapat terus istiqamah dalam menebarkan syiar Islam dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Atas nama pengurus kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Alhamdulillah, acara ini menjadi amal ibadah bagi kita semua. Semoga Majelis Dzikir Ratib Al Haddad An Nuur yang telah berjalan empat tahun ini terus istiqamah dan mendapat ridha Allah SWT,” ujarnya.
Selain diisi tausiah dan dzikir bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Momen itu menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus pengingat bahwa semangat hijrah harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi sesama.
Kehangatan suasana pengajian semakin terasa ketika jamaah bersama-sama mengikuti rangkaian doa menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Diharapkan, tahun baru ini menjadi awal yang lebih baik bagi masyarakat Lampung Barat dalam meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius.
