Dua Rumah Panggung di Pesisir Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik menghanguskan dua rumah panggung di Bangkunat. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti.
Yayan Prantoso - Sabtu, 01 Agt 2026 - 23:20 WIB
dua rumah warga di pekon sukamarga kecamatan bangkunat ludes terbakar.
dua rumah warga di pekon sukamarga kecamatan bangkunat ludes terbakar. - foto -- dok.Polsek Ngaras/ peratin sukamarga.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Dua rumah panggung milik warga di Pemangku Jambatan, Pekon Sukamarga, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, hangus dilalap api pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan rumah milik M. Waspar (58) dan Saparudin (63). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Kapolsek Ngaras, Iptu Doni Dermawan D., S.Psi., M.M., mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Api pertama kali muncul dari rumah milik M. Waspar yang merupakan rumah panggung berbahan kayu berukuran 8 x 15 meter, kemudian dengan cepat merambat ke rumah milik Saparudin yang berada tepat di sampingnya.

"Berdasarkan keterangan saksi dan korban, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di kamar bagian tengah rumah milik M. Waspar. Karena kedua bangunan sama-sama berbahan kayu dan posisinya berdampingan, api dengan cepat merambat hingga meludeskan rumah milik Saparudin," kata Doni.

Doni menjelaskan, saksi Amer Husin (51) mengetahui peristiwa tersebut setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan. Saat keluar dari rumah usai mandi, ia melihat kobaran api sudah membesar dan melalap bagian atas rumah milik M. Waspar.

Advertisements

"Saksi sempat berusaha mendekati rumah korban untuk memberikan pertolongan, namun api sudah terlalu besar dan membakar hampir seluruh bagian atas rumah sehingga upaya penyelamatan tidak memungkinkan dilakukan," jelasnya.

Melihat kondisi itu, warga bergotong royong memadamkan api sambil meminta bantuan. Sebuah mobil tangki air milik PT Hulu Batu Perkasa diterjunkan ke lokasi bersama personel Pemadam Kebakaran, Polsek Ngaras, dan Polsubsektor Selendang Mayang.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena keterbatasan pasokan air. Mobil tangki harus bolak-balik mengambil air dari Sungai Way Bambang. Kondisi jalan yang dipenuhi tanjakan dan turunan menjadi kendala sehingga distribusi air tidak dapat dilakukan secara maksimal.

"Kendala utama saat pemadaman adalah ketersediaan air. Mobil tangki harus bolak-balik mengambil air dari Sungai Kali Bambang, sementara kondisi jalan yang menanjak dan menurun cukup menghambat proses pemadaman," ujarnya.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Meski menghadapi berbagai hambatan, petugas bersama warga terus berupaya memadamkan api. Setelah sekitar lima jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Akibat kebakaran tersebut, rumah milik M. Waspar dilaporkan ambruk dan ludes terbakar seluruhnya. Sementara rumah milik Saparudin juga ludes terbakar, meski sebagian perabot rumah tangga masih sempat diselamatkan warga sebelum api membesar," katanya.

Selain menghancurkan dua rumah, kebakaran juga menghanguskan berbagai harta benda milik korban, seperti peralatan rumah tangga, barang elektronik, peralatan dapur, pakaian, hingga sekitar enam meter kubik bahan bangunan berupa kayu. Total kerugian akibat musibah itu diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Setelah menerima laporan masyarakat, personel Polsek Ngaras langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman. Polisi juga berkoordinasi dengan aparatur pekon dan petugas pemadam kebakaran, memasang garis polisi, melakukan pendataan, serta mengumpulkan keterangan para saksi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements