LAMPUNG BARAT – Pekon Puramekar, Kecamatan Gedungsurian, kembali menorehkan prestasi dengan mewakili Kabupaten Lampung Barat dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Setelah berhasil melewati tahapan seleksi administrasi dan verifikasi lapangan, Pekon Puramekar kini memasuki tahap paparan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Selasa (23/6/2026).
Paparan berlangsung di Ruang Rapat Dinas PMDT Provinsi Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Peratin Pekon Puramekar Anderi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Pekon Puramekar Edeh Ratnasari mempresentasikan berbagai capaian pembangunan, inovasi pelayanan, serta program pemberdayaan masyarakat di hadapan tim penilai tingkat provinsi. Keduanya didampingi Kepala Bidang Penataan dan Kerja Sama Pekon Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Lampung Barat, Candrapaska, S.Sos.
Mewakili Kepala DPMP Lampung Barat Bulki, Candrapaska mengatakan keberhasilan Pekon Puramekar melaju hingga tahap paparan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat.
Menurutnya, tahap paparan merupakan salah satu fase penting dalam penilaian karena peserta harus mampu menjelaskan secara komprehensif berbagai capaian pembangunan, tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, hingga program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan.
"Pekon Puramekar menjadi salah satu dari tujuh desa dan kelurahan di Provinsi Lampung yang berhasil lolos ke tahap paparan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilakukan selama ini mendapat perhatian dan penilaian positif," ujar Candrapaska.
Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Karena itu, setiap peserta dituntut mampu memaparkan program unggulan beserta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap hasil paparan yang disampaikan dapat memberikan nilai terbaik sehingga Pekon Puramekar mampu meraih prestasi membanggakan bagi Lampung Barat di tingkat provinsi," harapnya.

Dalam pemaparannya, Anderi menjelaskan bahwa Pekon Puramekar memiliki luas wilayah sekitar 1.327 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 4.440 jiwa yang tersebar di 10 pemangku. Berbagai program pembangunan terus dijalankan secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah pekon telah membangun dan meningkatkan jalan lingkungan serta Jalan Usaha Tani (JUT) guna memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Selain itu, pembangunan sembilan titik sumur bor dilakukan untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
"Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama kami karena berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan kebutuhan dasar warga," jelas Anderi.
Di bidang pendidikan, Pekon Puramekar telah membangun pagar dan merehabilitasi gedung TK/PAUD, sekaligus membangun gedung perpustakaan pekon sebagai pusat literasi masyarakat. Sementara di sektor ekonomi, pembangunan gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dilakukan untuk memperkuat kelembagaan ekonomi dan mendukung pengembangan usaha masyarakat.
