BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung menggelar lomba Puskesmas Berprestasi serta lomba konten media sosial kesehatan antar puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT kota, tetapi juga sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan inovasi di setiap puskesmas.
"Di rangkaian HUT Kota Bandar Lampung tahun ini, kami mengadakan lomba Puskesmas Berprestasi. Penilaiannya meliputi capaian program, kualitas pelayanan, hingga inovasi yang dilakukan masing-masing puskesmas," kata Muhtadi, Senin 22 Juni 2026.
Menurut Muhtadi, program tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai bentuk apresiasi kepada puskesmas yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain lomba Puskesmas Berprestasi, Dinkes Kota Bandar Lampung juga mengadakan lomba konten media sosial bertema edukasi kesehatan masyarakat. Konten yang dilombakan dapat berupa video pendek, film pendek, maupun materi edukasi yang dipublikasikan melalui platform digital seperti YouTube dan media sosial lainnya.
"Materinya seputar kesehatan, misalnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), pencegahan Tuberkulosis (TBC), atau publikasi kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan puskesmas. Semua karya harus orisinal dan dibuat langsung oleh puskesmas," jelasnya.
Muhtadi menambahkan, para pemenang akan memperoleh penghargaan dari Wali Kota Bandar Lampung untuk kategori juara pertama, kedua, dan ketiga.
Proses penilaian dilakukan secara bertahap. Tahap awal diawali dengan seleksi administrasi berdasarkan data capaian program yang dimiliki Dinkes Kota Bandar Lampung. Selanjutnya, tim penilai akan melakukan verifikasi lapangan kepada peserta yang lolos seleksi.
"Nanti kami seleksi administrasi terlebih dahulu, kemudian dilakukan kunjungan lapangan. Setelah diperoleh lima besar, proses penilaian juga akan melibatkan wartawan dan pegiat media sosial," ujarnya.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat memacu setiap puskesmas untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, serta memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui pemanfaatan media digital yang semakin berkembang.
