Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sebarus Lampung Barat Ludes Terbakar

Kebakaran rumah di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, diduga dipicu korsleting listrik dari bagian dapur rumah korban.
Edi Prasetya - Minggu, 17 Mei 2026 - 19:03 WIB
Rumah Petani di Sebarus Ludes Dilalap Api Diduga Akibat Korsleting
Rumah Petani di Sebarus Ludes Dilalap Api Diduga Akibat Korsleting - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Satu unit rumah milik warga di Pemangku Tikoran, Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, ludes terbakar pada Minggu (17 Mei 2026) siang.

Rumah tersebut diketahui milik Muhammad Soleh (32), seorang petani warga setempat.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan sempat membuat panik warga sekitar. Api dengan cepat membesar hingga melalap sebagian besar bangunan rumah.

Kapolsek Balikbukit Iptu Sabtudin melalui Bhabinkamtibmas Pekon Sebarus, Bripka Rudi Pramana, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari bagian dapur rumah korban.

Advertisements

“Diduga api berasal dari korsleting listrik di bagian dapur rumah, kemudian api cepat menjalar ke seluruh bagian rumah,” kata Rudi Pramana.

Warga yang melihat kobaran api langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Proses pemadaman juga dibantu personel TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merambat ke rumah warga lainnya,” ujarnya.

Advertisements

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.

“Saat ini situasi sudah aman dan kondusif. Penyebab sementara diduga akibat korsleting listrik,” kata Rudi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements