Pemprov Lampung Tunggak Iuran BPJS 105 Miliar Jadi Sorotan

RDP Komisi V DPRD Lampung menemukan tunggakan iuran BPJS Kesehatan Pemprov Lampung sejak 2025 yang terus membengkak.
Krisna Jeri - Selasa, 23 Jun 2026 - 17:27 WIB
DPRD Lampung Ingatkan Dampak Tunggakan BPJS terhadap Layanan Kesehatan
DPRD Lampung Ingatkan Dampak Tunggakan BPJS terhadap Layanan Kesehatan - Sumber: Ilustrasi

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Selain persoalan tunggakan BPJS, Komisi V DPRD Lampung juga menyoroti kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Moeloek yang masih menjadi perhatian masyarakat.

Meski mengapresiasi sejumlah perbaikan yang telah dilakukan manajemen rumah sakit, DPRD menilai pembenahan pelayanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pelayanan sudah mulai membaik, tetapi masih ada sejumlah keluhan yang masuk kepada kami. Karena itu perbaikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” kata Budhi.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Lampung telah mencapai 96,47 persen. Namun tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 69,55 persen.

Advertisements

Komisi V turut mengingatkan masyarakat peserta mandiri untuk tetap disiplin membayar iuran BPJS dan tidak hanya mengaktifkan kepesertaan saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Jangan menunggu sakit baru mengurus atau mengaktifkan BPJS. Kewajiban membayar iuran juga harus dipenuhi agar sistem jaminan kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan,” tutupnya.

DPRD Lampung berharap persoalan tunggakan iuran BPJS Kesehatan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga tidak mengganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lampung.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT Bandar Lampung

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements