BANDAR LAMPUNG – Motorola kembali meramaikan pasar smartphone Indonesia melalui Edge 70 Fusion. Dibanderol dengan harga flash sale sekitar Rp5,99 juta, perangkat ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang menarik sekaligus menghadirkan beberapa kompromi yang patut dipertimbangkan.
Secara keseluruhan, Motorola Edge 70 Fusion tampil sebagai smartphone kelas menengah premium yang unggul dalam desain, daya tahan baterai, dan pengalaman software. Namun di sisi lain, masih terdapat sejumlah kekurangan yang membuatnya belum menjadi pilihan ideal untuk semua pengguna.
Desain Premium dan Baterai Tahan Lama
Salah satu daya tarik utama Motorola Edge 70 Fusion terletak pada desainnya. Smartphone ini memiliki bodi yang nyaman digenggam dengan dimensi yang pas di tangan. Material bagian belakang juga memberikan kesan premium dan kokoh saat digunakan sehari-hari.
Ketahanan baterainya menjadi nilai tambah yang cukup menonjol. Dengan dukungan jaringan 5G aktif, perangkat ini mampu menghasilkan Screen on Time (SOT) rata-rata lebih dari 10 jam, sehingga cukup andal untuk menemani aktivitas sepanjang hari.
Pengisian daya juga berlangsung cepat berkat teknologi 68W Turbo Charge. Dari kondisi baterai 1 persen hingga 64 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sementara pengisian penuh dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu jam.
Layar POLED 144Hz yang Menimbulkan Pro dan Kontra
Motorola Edge 70 Fusion dibekali layar POLED dengan refresh rate 144Hz yang mampu menyajikan tampilan tajam dan warna yang hidup.
Namun, desain layar melengkung justru menjadi salah satu aspek yang menuai kritik. Bezel pada bagian sudut terlihat kurang simetris dan memberikan kesan kurang rapi secara visual.
Selain itu, fitur deteksi sentuhan di area tepi layar dinilai belum optimal. Beberapa pengguna mengeluhkan respons sentuhan yang kurang konsisten, terutama saat bermain game kompetitif.
Kekurangan lain adalah tidak tersedianya pelindung layar bawaan dalam paket penjualan. Motorola juga belum menghadirkan fitur Always on Display (AOD) yang sepenuhnya fungsional. Pengguna hanya mendapatkan fitur sleep display yang aktif dalam waktu singkat.
Performa Harian Lancar, Gaming Masih Membingungkan
Di sektor performa, Motorola Edge 70 Fusion ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 2 yang dipadukan dengan RAM 8GB.
Untuk kebutuhan harian seperti media sosial, multitasking, hingga aktivitas produktivitas, performanya berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Namun, pengalaman gaming justru menghadirkan hasil yang cukup unik. Saat digunakan memainkan Mobile Legends, frame rate terkadang mengalami penurunan signifikan, terutama ketika terjadi team fight.
