BANDAR LAMPUNG – Acer kembali menggebrak pasar laptop gaming dengan merilis Acer Predator Helios 16 AI. Perangkat ini disebut sebagai laptop “monster” berkat kombinasi prosesor kelas atas dan GPU generasi terbaru.
Laptop ini ditenagai Intel Core Ultra 9 275HX serta GPU Nvidia GeForce RTX 5090 Laptop GPU, menjadikannya salah satu perangkat paling bertenaga di kelasnya.
Desain Premium dengan Sentuhan RGB
Predator Helios 16 AI hadir dengan layar 16 inci yang lebih ringkas dibanding varian 18 inci. Bodinya mengusung material aluminium pada bagian atas dan polikarbonat kuat di area keyboard.
Nuansa gaming semakin terasa lewat pencahayaan RGB di beberapa sisi bodi. Pengguna juga bisa mengatur atau mematikan efek cahaya melalui software PredatorSense.
Secara dimensi, laptop ini memiliki ketebalan sekitar 2,77 cm dengan bobot 2,68 kg. Namun, jika membawa adaptor 330W, total beban bisa mencapai 3,83 kg.
Spesifikasi “Monster” Kelas Flagship
Acer menyematkan spesifikasi kelas atas tanpa kompromi, di antaranya:
- Prosesor: Intel Core Ultra 9 275HX (24 core)
- GPU: Nvidia GeForce RTX 5090 Laptop GPU (VRAM 24GB GDDR7)
- RAM: 64GB DDR5 6400MHz (dual channel)
- Storage:
- 1TB SSD PCIe Gen 4
- 1TB SSD PCIe Gen 5 (hingga 13.000 MB/s)
Perpaduan ini memungkinkan laptop melibas game AAA dan pekerjaan berat seperti rendering 3D dengan sangat lancar.
Layar OLED 240Hz yang Memanjakan Mata
Laptop ini dibekali layar OLED resolusi 2.5K dengan rasio 16:10 dan refresh rate 240Hz.
Keunggulan layar meliputi:
- 100% DCI-P3 (akurasi warna tinggi)
- Kecerahan hingga 636 nits
- Sertifikasi True Black HDR 500
Layar ini tidak hanya cocok untuk gaming, tetapi juga ideal bagi kreator konten dan profesional visual.
Performa dan Pendinginan Andal
Dalam pengujian, laptop ini mampu:
- Render di Blender sekitar 2 menit 32 detik
- Export video 4K 60fps di Adobe Premiere Pro sekitar 2 menit 8 detik
Suhu CPU saat beban normal berada di kisaran 60°C. Namun, saat stres penuh, bisa mendekati 100°C.