Chipset tersebut menawarkan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.
Berdasarkan hasil pengujian, skor AnTuTu Galaxy A27 mencapai sekitar 910 ribu poin, atau meningkat sekitar 18 persen dibandingkan Exynos 1380 yang digunakan pada Galaxy A26.
Untuk kebutuhan gaming, perangkat ini mampu menjalankan Mobile Legends pada pengaturan grafis tinggi dengan cukup lancar. Sesekali masih terjadi penurunan frame rate ketika pertarungan berlangsung ramai, namun pengalaman bermain tetap tergolong nyaman.
Baterai Tetap Besar dan Didukung Fitur AI
Samsung masih mempertahankan baterai berkapasitas 5.000 mAh yang dipadukan dengan teknologi fast charging 25W.
Efisiensi daya menjadi salah satu keunggulan chipset baru tersebut. Dalam penggunaan multimedia, Galaxy A27 diklaim mampu melakukan pemutaran video hingga sekitar 23 jam.
Smartphone ini juga menjalankan Android terbaru dengan antarmuka One UI 8.5.
Beberapa fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sudah tersedia meliputi:
- Object Eraser
- Voice Transcription
- Circle to Search
Kamera dan Sertifikasi Ketahanan Air Justru Menurun
Di balik peningkatan performa, terdapat sejumlah spesifikasi yang mengalami penurunan.
Resolusi kamera ultrawide kini turun dari 8 MP menjadi 5 MP.
Kamera depan juga mengalami penyesuaian menjadi 12 MP. Meski hasil fotonya masih tergolong baik untuk kebutuhan sehari-hari, penurunan resolusi ini menjadi salah satu kekurangan dibanding generasi sebelumnya.
Samsung tetap mempertahankan fitur perekaman video yang memungkinkan pengguna berpindah dari kamera depan ke kamera belakang secara langsung saat proses merekam.
Namun, beberapa fitur lain juga mengalami penyesuaian, antara lain: