Motor ini menggunakan mesin satu silinder dua langkah berkapasitas 102 cc dengan sistem pendingin udara.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 9 hp, yang disalurkan melalui transmisi manual empat percepatan dengan kopling semi otomatis.
Karakter mesin 2-taknya terkenal responsif, terutama saat putaran mesin mulai meningkat. Ditambah bobot yang hanya sekitar 82 kilogram, Yamaha Alfa menawarkan akselerasi yang lincah sehingga menjadi pilihan favorit sebagai motor harian maupun motor balap di berbagai kejuaraan lokal.
Spesifikasi Yamaha Alfa:
- Mesin 1 silinder 2-tak 102 cc
- Sistem pendingin udara
- Tenaga sekitar 9 hp
- Transmisi manual 4 percepatan
- Kopling semi otomatis
- Penggerak rantai
- Rem tromol depan dan belakang
- Pelek jari-jari
- Bobot sekitar 82 kg
- Tangki bahan bakar sekitar 5 liter
Kesuksesan Yamaha Alfa tidak hanya diukur dari angka penjualan. Berdasarkan dokumentasi sejarah Yamaha Motor, seri Alfa menjadi salah satu model yang berkontribusi terhadap berkembangnya balap motor bebek di Indonesia pada akhir 1980-an.
Sasis yang ringan serta mesin yang mudah dimodifikasi membuat motor ini banyak digunakan dalam berbagai ajang balap tingkat daerah hingga nasional.
Popularitas tersebut turut memperkuat citra Yamaha sebagai salah satu pemain utama di dunia balap motor Tanah Air.
Keberhasilan Yamaha Alfa kemudian diteruskan melalui sejumlah varian seperti Yamaha Alfa II dan Yamaha Alfa II R, sebelum akhirnya digantikan oleh Yamaha Force 1 pada awal dekade 1990-an.
Lebih dari tiga dekade setelah pertama kali diluncurkan, Yamaha Alfa tetap menjadi salah satu motor bebek klasik yang paling diminati kolektor.
Unit yang masih mempertahankan kondisi orisinal, dilengkapi dokumen lengkap, serta menggunakan komponen asli memiliki nilai jual yang terus meningkat.
Tak sedikit komunitas restorasi di Indonesia yang aktif berburu suku cadang original demi mengembalikan Yamaha Alfa ke spesifikasi pabrik.
Sebagai salah satu motor bebek 2-tak paling berpengaruh di Indonesia, Yamaha Alfa dikenang bukan hanya karena performanya yang tangguh, tetapi juga karena kontribusinya dalam membentuk budaya balap motor dan perkembangan sepeda motor bebek modern di Tanah Air.