Pilratin Serentak Pesbar 2026 Masuk Tahap Penyusunan DPS, Pemungutan Suara Digelar 29 Oktober

Tahapan Pilratin serentak di Kabupaten Pesisir Barat memasuki penyusunan DPS sebagai dasar penetapan DPT menjelang pemungutan suara.
Yayan Prantoso - Rabu, 29 Jul 2026 - 16:33 WIB
Kepala Dinas PMP Pesbar, Rochmad.
Kepala Dinas PMP Pesbar, Rochmad. - foto -- yayan.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Tahapan Pemilihan Peratin (Pilratin) serentak di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) memasuki fase penting dengan dimulainya penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Setelah pembentukan panitia di seluruh pekon rampung, panitia di 42 pekon kini melakukan pendataan pemilih sebagai dasar penyusunan DPS menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 29 Oktober 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesbar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) menegaskan seluruh tahapan harus berjalan sesuai jadwal agar tidak menghambat proses berikutnya. Validitas data pemilih menjadi salah satu faktor utama untuk mewujudkan Pilratin yang demokratis, transparan, dan memiliki legitimasi yang kuat.

Kepala DPMP Kabupaten Pesbar, Rochmad, S.Sos., M.M., mengatakan pembentukan panitia Pilratin di seluruh pekon telah selesai sesuai jadwal. Saat ini, panitia juga telah mengajukan surat permohonan pembiayaan pelaksanaan Pilratin kepada pemerintah daerah sebagai bagian dari tahapan administrasi.

"Pembentukan panitia di seluruh pekon sudah selesai. Saat ini panitia juga telah mengusulkan surat permohonan pembiayaan Pilratin. Bersamaan dengan itu, sejak 28 hingga 31 Juli 2026 panitia di masing-masing pekon mulai melakukan pendataan masyarakat sebagai dasar penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS)," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Advertisements

Menurut Rochmad, akurasi data pemilih menjadi aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan Pilratin. Karena itu, panitia diminta bekerja secara teliti dengan melibatkan aparatur pekon serta unsur kewilayahan agar seluruh warga yang memiliki hak pilih dapat terdata dengan benar.

DPMP menargetkan seluruh pekon yang akan melaksanakan Pilratin telah memiliki Daftar Pemilih Sementara pada Agustus 2026. Setelah DPS diumumkan, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan masukan apabila terdapat data yang belum sesuai sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Kami menargetkan Agustus nanti seluruh pekon sudah memiliki DPS. Karena itu kami berharap panitia dapat aktif mensosialisasikan tahapan penyusunan DPS kepada masyarakat, sehingga warga mengetahui proses pendataan sekaligus dapat memastikan dirinya telah masuk dalam daftar pemilih," ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan penyusunan DPS akan menentukan kelancaran tahapan berikutnya karena daftar pemilih menjadi dasar pelaksanaan pemungutan suara. Kesalahan pendataan berpotensi menimbulkan persoalan pada hari pemilihan sehingga seluruh panitia diminta mengedepankan ketelitian dan keterbukaan.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Menurut Rochmad, Pilratin bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan di tingkat pekon, tetapi juga momentum memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Peratin terpilih nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan dana desa selama delapan tahun.

"Karena itu, seluruh proses harus menghasilkan pemimpin yang memperoleh legitimasi kuat melalui mekanisme demokrasi yang berkualitas," katanya.

Rochmad menjelaskan, tahapan Pilratin telah dimulai sejak sosialisasi pada 30 Juni 2026. Setelah pembentukan panitia, proses dilanjutkan dengan penyusunan anggaran, pendataan pemilih, dan penyusunan DPS.

Selanjutnya, pendaftaran bakal calon peratin dijadwalkan berlangsung pada 20-28 Agustus 2026. Apabila jumlah bakal calon kurang dari dua orang, panitia akan membuka masa perpanjangan pendaftaran hingga pertengahan September 2026.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements