LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kembali menunjukkan komitmennya meringankan beban masyarakat di sektor pendidikan. Sebanyak 688 pelajar SD dan SMP sederajat se-Kecamatan Kebun Tebu menerima bantuan tiga setel seragam sekolah dan buku tulis gratis.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus di Lapangan Purabakti, Pekon Purajaya, Kecamatan Kebun Tebu, Sabtu (12/9/2026).
Setiap pelajar penerima mendapatkan tiga setel seragam sekolah beserta buku tulis. Bantuan ini diharapkan dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak, khususnya pada tahun ajaran baru.
Bupati Parosil Mabsus mengatakan, bantuan seragam dan buku tulis merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan sekaligus upaya mengurangi beban ekonomi keluarga.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di ruang kelas. Dukungan terhadap kebutuhan dasar siswa juga menjadi bagian penting agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah menyerahkan seragam gratis, termasuk buku tulis. Ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah kepada anak-anak kita dalam mendapatkan pendidikan,” kata Parosil.
Dia menegaskan, sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Lampung Barat. Selain memberikan dukungan berupa perlengkapan sekolah, Pemkab Lampung Barat juga menyiapkan sejumlah program beasiswa.
Tahun ini, program beasiswa disiapkan untuk sejumlah bidang, di antaranya kedokteran, seni budaya, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), kewirausahaan, serta Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).
“Selain seragam dan buku tulis, tahun ini kita juga memiliki program beasiswa untuk kedokteran, seni budaya, PGSD, kewirausahaan dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat,” ujarnya.
Program seragam gratis tersebut mendapat respons positif dari wali murid. Sulastri, salah seorang wali murid di Kecamatan Kebun Tebu, menilai bantuan tersebut memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.
Menurutnya, bantuan tiga setel seragam dan buku tulis cukup membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak.
“Dari sekian banyak program Pak Bupati, menurut saya program seragam gratis ini yang sangat berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.