LAMPUNG BARAT – Setelah berhasil memadamkan kebakaran rumah warga di Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit, personel UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Balik Bukit kembali diterjunkan untuk menangani kebakaran lain pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 14.36 WIB.
Kali ini, kobaran api melahap rumpun bambu di Jalan Seranggas, tepat di belakang kompleks SMAN 2 Liwa. Besarnya kobaran api sempat memicu kepanikan warga dan pihak sekolah karena dikhawatirkan merembet ke bangunan sekolah maupun permukiman di sekitar lokasi.
Menerima laporan tersebut, Regu II UPT Damkar Balik Bukit langsung bergerak menuju lokasi. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan sekolah maupun rumah warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Barat, Domi Nofalisa, mengatakan keberhasilan petugas mengendalikan kobaran api menunjukkan pentingnya penanganan cepat dalam setiap laporan kebakaran.
"Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan SMAN 2 Liwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan situasi berhasil dikendalikan dengan cepat oleh personel di lapangan," ujar Domi.
Ia menjelaskan, dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam satu hari di wilayah Balik Bukit menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran meningkat selama musim kemarau.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, jangan membakar sampah sembarangan, dan jangan membuang puntung rokok di area yang terdapat rumput maupun semak kering karena dapat memicu kebakaran," katanya.
Selain itu, Domi meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, sekecil apa pun, agar petugas dapat melakukan penanganan sejak dini.
"Kecepatan informasi dari masyarakat sangat menentukan keberhasilan penanganan. Semakin cepat kami menerima laporan, semakin besar peluang api dapat dipadamkan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar," tegasnya.
Rentetan dua kejadian kebakaran dalam satu hari tersebut menjadi alarm bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca panas dan musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Lampung Barat.