LAMPUNG BARAT – Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan menyelimuti keluarga besar SMP Negeri 4 Liwa dalam acara Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas IX Angkatan XVI Tahun Pelajaran 2025/2026, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat pertama bagi 79 siswa yang telah menempuh proses belajar selama tiga tahun.
Mengusung tema “Langkah Pasti Generasi Be_SMART Menuju Masa Depan”, acara pelepasan menjadi lebih dari sekadar perpisahan antara siswa dan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan para siswa dalam menimba ilmu, membangun karakter, serta mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan.
Acara tersebut dihadiri Kepala SMP Negeri 4 Liwa, Barzawan, S.Pd., Peratin Pekon Padang Dalom Endra Gunawan, perwakilan Komite Sekolah Agusniar, dewan guru, tenaga kependidikan, staf tata usaha, serta para orang tua dan wali murid.
Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para tamu undangan disambut dengan penampilan Tari Sembah, tarian tradisional khas Lampung yang menjadi simbol penghormatan kepada tamu. Penampilan tersebut tidak hanya menampilkan kekayaan budaya daerah, tetapi juga memberikan nuansa sakral dalam prosesi pelepasan.
Kemeriahan acara berlanjut dengan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas yang ditampilkan siswa kelas IX. Salah satu penampilan yang mendapat apresiasi dari para hadirin adalah Tari Kreasi yang dibawakan dengan penuh semangat dan percaya diri.
Penampilan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di SMP Negeri 4 Liwa tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendorong pengembangan bakat, kreativitas, dan keterampilan peserta didik.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kontribusi siswa selama bersekolah, pihak sekolah juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada peserta didik terbaik. Penghargaan diberikan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, non-akademik, siswa berdedikasi, hingga siswa terfavorit.
Pemberian penghargaan itu disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Sejumlah orang tua tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka menerima apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, dan pencapaian yang diraih selama berada di bangku SMP.
Suasana haru semakin terasa saat memasuki prosesi pelepasan atribut sekolah secara simbolis. Atribut yang selama ini menjadi identitas siswa SMP Negeri 4 Liwa dilepas sebagai tanda bahwa mereka telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam rangkaian acara. Sejumlah siswa terlihat menahan air mata saat menyadari kebersamaan yang telah terjalin selama tiga tahun bersama teman, guru, dan warga sekolah akan segera berakhir.
Tidak hanya siswa, para orang tua pun tampak larut dalam suasana haru saat menyaksikan putra-putri mereka melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.