Mesin justru mulai menunjukkan sisi buasnya ketika jarum putaran mesin terus naik.
Pengendara harus mampu menjaga mesin tetap berada di rentang putaran yang tepat.
Perpindahan gigi dan momentum menjadi bagian penting untuk mendapatkan performa maksimal.
Karakter tersebut membuat RS 250 terasa lebih seperti motor balap daripada motor jalan raya biasa.
Kehebatan RS 250 tidak hanya berasal dari mesinnya.
Aprilia membekali motor ini dengan rangka aluminium twin-spar yang ringan dan kokoh.
Bobot kering generasi awal berada di kisaran 141 kilogram, sedangkan bobot siap jalan pada sejumlah spesifikasi mencapai sekitar 167 kilogram.
Kombinasi mesin bertenaga besar dan bobot relatif ringan menghasilkan rasio tenaga terhadap bobot yang menarik.
Karakter tersebut membuat RS 250 sangat menyenangkan ketika diajak menikung.
Motor ini tidak mengandalkan kapasitas mesin besar untuk keluar dari tikungan, tetapi mengandalkan momentum, kecepatan masuk tikungan dan kemampuan mempertahankan putaran mesin.
Dengan kata lain, RS 250 menuntut pengendaranya untuk ikut bekerja.
Sasis RS 250 semakin lengkap dengan perangkat suspensi yang serius untuk ukuran motor 250 cc pada masanya.