Legenda 2-Tak Aprilia RS 250, Motor 250 Cc yang Kini Jadi Buruan Kolektor

Aprilia RS 250 menjadi salah satu motor 2-tak 250 cc paling ikonik berkat mesin V-twin, sasis aluminium dan DNA balap Aprilia.
Krisna Jeri - Senin, 17 Agt 2026 - 07:09 WIB
Aprilia RS 250 menjadi salah satu motor sport 2-tak paling ikonik dari Eropa. Mesin V-twin 249 cc, sasis aluminium dan desain bernuansa balap membuatnya tetap diburu penggemar hingga kini.
Aprilia RS 250 menjadi salah satu motor sport 2-tak paling ikonik dari Eropa. Mesin V-twin 249 cc, sasis aluminium dan desain bernuansa balap membuatnya tetap diburu penggemar hingga kini. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Generasi awal menggunakan garpu teleskopik upside-down berdiameter sekitar 40-41 mm di bagian depan. Suspensi belakang mengandalkan monoshock yang dapat disetel dan dipadukan dengan swingarm.

Roda berukuran 17 inci digunakan untuk mendukung karakter pengendalian motor.

Sementara itu, sistem pengereman dirancang untuk mengimbangi performanya.

Pada generasi awal, RS 250 menggunakan dua cakram depan berdiameter 298 mm dengan kaliper empat piston serta cakram belakang sekitar 220 mm.

Advertisements

Perangkat tersebut menunjukkan bahwa Aprilia tidak memperlakukan RS 250 sebagai motor kecil biasa.

Sejak awal, motor ini memang diposisikan sebagai mesin sport serius.

Secara visual, Aprilia RS 250 memiliki karakter yang sulit disamakan dengan motor 250 cc biasa.

Full fairing membungkus mesin dan rangka, sementara desain tangki, buritan, jok dan sistem knalpot menciptakan siluet yang menyerupai motor balap.

Advertisements

Posisi berkendaranya juga dirancang dengan nuansa sporty.

Pada 1998, Aprilia melakukan pembaruan cukup besar terhadap RS 250.

Penyegaran tersebut mencakup desain bodi, suspensi depan Showa, penyempurnaan suspensi belakang, instrumentasi, roda dan ban.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements