Merek tersebut sempat dikembangkan kembali di luar Jerman sebelum akhirnya muncul dalam berbagai bentuk produk modern.
Meski produksi sepeda motor Zündapp di Jerman berakhir pada 1984, nama tersebut tidak benar-benar menghilang dari dunia otomotif.
KS 601, KS 750, KS 600, serta berbagai model sepeda motor ringan Zündapp kini menjadi bagian dari sejarah kendaraan roda dua Jerman.
KS 601 bahkan masih memiliki komunitas penggemar yang kuat. Pertemuan pemilik dan penggemar motor tersebut kemudian melahirkan tradisi Elefantentreffen yang berawal dari pertemuan para pemilik KS 601 pada 1956.
Bagi kolektor, daya tarik Zündapp bukan hanya karena usia kendaraan. Teknologi penggerak kardan, mesin boxer, konstruksi kokoh, desain khas, dan sejarah panjang membuat motor-motor Zündapp memiliki karakter berbeda dibandingkan banyak motor klasik lainnya.
Zündapp merupakan gambaran perjalanan industri sepeda motor Jerman selama lebih dari enam dekade.
Dari Z22 yang sederhana, seri K dengan mesin besar, KS 750 bersidecar, hingga KS 601 "Green Elephant", setiap model membawa cerita tersendiri.
Kemampuan perusahaan beradaptasi dengan perubahan pasar juga menjadi bagian penting dari sejarahnya. Ketika popularitas motor besar menurun, Zündapp beralih mengembangkan moped dan sepeda motor ringan.
Kini, sepeda motor klasik Zündapp justru memiliki nilai historis yang semakin kuat.
Bagi pecinta otomotif, sebuah Zündapp bukan sekadar kendaraan lawas, melainkan bagian dari sejarah teknologi, budaya, dan industri sepeda motor Jerman.