BANDAR LAMPUNG – Nama NSU Supermax 250 mungkin tidak sepopuler BMW, Triumph, atau Moto Guzzi di era modern.
Namun pada dekade 1950-an, motor buatan Jerman ini merupakan salah satu sepeda motor paling canggih di dunia dan menjadi simbol kejayaan pabrikan NSU yang saat itu menyandang status sebagai produsen sepeda motor terbesar di dunia.
Diluncurkan pada 1956 sebagai penyempurnaan dari NSU Max 250, Supermax hadir dengan berbagai peningkatan, mulai dari kenyamanan berkendara, kapasitas tangki bahan bakar yang lebih besar, hingga penggunaan suspensi belakang ganda.
Produksinya berlangsung hingga awal 1960-an dan kini model tersebut menjadi salah satu motor klasik yang paling diburu para kolektor.
NSU merupakan pabrikan asal Neckarsulm, Jerman, yang berdiri pada 1873. Awalnya perusahaan memproduksi mesin rajut sebelum beralih memproduksi sepeda, sepeda motor, hingga mobil.
Setelah Perang Dunia II, NSU bangkit melalui berbagai inovasi. Salah satunya adalah kehadiran NSU Max pada 1953 yang menjadi fondasi lahirnya Supermax.
Berkat teknologi yang dikembangkan, NSU berkembang pesat hingga dinobatkan sebagai produsen sepeda motor terbesar di dunia pada 1955.
Pada periode yang sama, NSU juga mendominasi ajang balap Grand Prix kelas 250 cc serta mencetak berbagai rekor kecepatan dunia yang mengukuhkan reputasinya sebagai produsen motor berteknologi tinggi.
Salah satu daya tarik utama NSU Supermax 250 adalah desainnya yang berbeda dibandingkan motor lain pada masanya.
Motor ini menggunakan pressed steel monocoque frame, yaitu rangka monocoque berbahan baja tekan yang memberikan struktur lebih kokoh sekaligus menghadirkan tampilan bersih dan elegan.
Tangki bahan bakar dibuat menyatu dengan bodi sehingga menghasilkan siluet khas yang futuristis untuk ukuran motor era 1950-an.
Lampu depan bulat berukuran besar, sepatbor lebar, serta sentuhan aksen krom pada berbagai bagian membuat tampilannya tetap mewah dan berkelas meski usianya telah melampaui enam dekade.