Dalam pengujian generator gambar Stable Diffusion melalui Procyon, NPU tersebut mampu menghasilkan gambar berukuran 512 x 512 piksel dalam waktu 23,2 detik.
Hasil pengujian tersebut bahkan lebih cepat dibandingkan NPU generasi sebelumnya yang digunakan pada Intel Core Ultra 5 125H.
Kemampuan ini membuat IdeaPad Slim 3i tidak hanya relevan untuk pekerjaan kantor, tetapi juga mulai mampu menangani sejumlah workload AI secara lokal.
Gaming Bisa Mencapai 125 FPS
Kemampuan gaming menjadi salah satu kejutan terbesar dari laptop yang hanya mengandalkan grafis terintegrasi.
Saat menjalankan Valorant pada resolusi 1200p dengan pengaturan Low, frame rate berada pada rentang 70 hingga 170 FPS.
Performa tersebut tentu sangat bergantung pada pengaturan grafis, konfigurasi RAM dan kondisi pengujian, tetapi menunjukkan bahwa laptop mainstream ini cukup kompeten untuk game kompetitif.
Game yang jauh lebih berat seperti Cyberpunk 2077 juga masih dapat dimainkan. Dengan Intel XeSS Performance dan Multi-Frame Generation 4x pada konfigurasi RAM 16 GB, frame rate meningkat dari sekitar 35 FPS menjadi 100 hingga 125 FPS.
Sementara itu, Black Myth: Wukong dapat dimainkan pada kisaran 50 hingga 60 FPS dengan memanfaatkan teknologi peningkatan performa serupa.
Baterai Tahan hingga 16 Jam
Efisiensi daya menjadi salah satu keunggulan utama Lenovo IdeaPad Slim 3i 2026.
Meski hanya membawa baterai berkapasitas 50 Wh, laptop ini mampu bertahan hingga 16 jam 18 menit dalam pengujian local video playback 1080p.
Untuk penggunaan produktivitas kantor secara berkelanjutan melalui Procyon Office Productivity, daya tahannya mencapai 11 jam 33 menit.