Indra menegaskan HIPMI ingin mengambil bagian dalam mendorong semakin banyak anak muda Bandar Lampung untuk berani memilih jalur kewirausahaan.
Menurutnya, menjadi pengusaha bukan hanya tentang mengejar keuntungan pribadi, tetapi juga mengenai kemampuan menciptakan manfaat dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.
Semangat tersebut menjadi salah satu alasan HIPMI terus mendorong pengembangan kapasitas generasi muda melalui berbagai kegiatan organisasi.
Rakercab dan Diklat yang digelar di Swiss-Belhotel Bandar Lampung diharapkan dapat menghasilkan gagasan serta langkah konkret untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan peran pengusaha muda di daerah.
Dengan dukungan dan sinergi bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung serta berbagai pihak lainnya, HIPMI berharap ekosistem kewirausahaan di Kota Bandar Lampung dapat semakin berkembang.
Pada akhirnya, penguatan pengusaha muda tidak hanya diharapkan melahirkan lebih banyak pelaku usaha, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan, memperluas jaringan ekonomi, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung.