LAMPUNG UTARA – Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Lampung Utara, Daniel Pria Dinata, membantah isu yang menyebut dirinya mencalonkan diri sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Utara pada periode mendatang.
Daniel menyampaikan bantahan tersebut dalam konferensi pers, Selasa, 15 September 2026. Ia menegaskan hingga kini tidak memiliki niat maupun keinginan untuk maju sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Utara.
“Soal isu mencalonkan diri sebagai ketua Partai Demokrat yang saat ini berkembang di grup Lampung Utara Bakit, itu tidak benar,” ujar Daniel.
Menurut Daniel, informasi yang beredar di grup tersebut merupakan hoaks. Ia juga menegaskan dirinya selama ini menjunjung tinggi solidaritas serta mengedepankan instruksi partai dalam menjalankan tugasnya.
“Saya sangat menjunjung tinggi solidaritas dan selalu mengedepankan instruksi partai. Selain menghargai instruksi partai, saya secara pribadi menghargai senior yang berada di Partai Demokrat,” kata Daniel.
Anggota DPRD Lampung Utara itu mengaku dirugikan akibat beredarnya postingan yang mengaitkan dirinya dengan pencalonan Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Utara.
“Hari ini saya sangat dirugikan karena apa? Karena adanya postingan-postingan tersebut. Selain merugikan saya, postingan ini juga dapat membuat kegaduhan di internal Demokrat,” jelas Daniel.
Daniel kemudian meminta aparat kepolisian menindaklanjuti dan menyelidiki pihak yang membuat maupun menyebarkan postingan tersebut.
Ia berharap Polres Lampung Utara dapat mengusut akun atau peserta anonim yang memuat isu tersebut di grup Lampung Utara Bakit.
“Saya lihat dan saya perhatikan Grup Lampung Utara Bakit selalu bikin kegaduhan di tengah-tengah masyarakat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.
Karena itu, Daniel berharap kepolisian dapat mengambil langkah terhadap penyebaran informasi yang dinilainya tidak benar tersebut, termasuk mengungkap identitas peserta anonim di balik postingan yang beredar.
“Untuk itu, saya berharap Polres Lampung Utara dapat menindak dan memberikan sampel di balik peserta anonim di grup Lampung Utara Bakit,” pungkasnya. (*)