Menerima umpan dari Pedri, pemain asal Brasil tersebut melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki Jude Bellingham sebelum masuk ke gawang Real Madrid. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Gol itu membangkitkan semangat Barcelona untuk membalikkan keadaan. Tuan rumah terus berusaha menekan, tetapi belum mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.
Penjaga gawang Real Madrid, Andriy Lunin, turut berperan menjaga kedudukan tetap imbang.
Salah satu penyelamatannya datang ketika ia menggagalkan peluang sundulan Gerard Martin pada babak kedua.
Di sisi lain, Real Madrid tetap berbahaya melalui serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan pertahanan Barcelona.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Real Madrid justru mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-87.
Serangan tersebut diawali aksi individu Jude Bellingham di lini tengah.
Bola kemudian diteruskan kepada Arda Güler sebelum Eduardo Camavinga membawa serangan mendekati kotak penalti Barcelona.
Camavinga berhasil melewati tekanan pertahanan tuan rumah dan mengirimkan umpan kepada Mbappe.
Penyerang asal Prancis itu menyelesaikan peluang dengan tembakan ke gawang yang terbuka.
Gol kedua Mbappe membuat Real Madrid kembali unggul 2-1 sekaligus memastikan kemenangan dalam duel klasik tersebut.
Barcelona berusaha mencari gol penyeimbang pada sisa waktu pertandingan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Real Madrid.