BANDAR LAMPUNG – Menyambut Hari Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro memperkuat budaya keselamatan ketenagalistrikan dan memperkenalkan layanan digital PLN Mobile kepada siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN membangun generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan peduli terhadap keselamatan dalam pemanfaatan energi listrik serta perkembangan teknologi digital.
Melalui kegiatan tersebut, puluhan pelajar, khususnya siswa Jurusan Teknik Ketenagalistrikan, mendapatkan pembekalan mengenai potensi bahaya listrik, penerapan prinsip keselamatan, serta pentingnya mematuhi standar dan prosedur kerja.
Edukasi ini sekaligus memperkuat sinergi antara PLN dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan mengutamakan keselamatan.
Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menyampaikan bahwa transformasi digital melalui PLN Mobile merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
“PLN Mobile kami hadirkan sebagai solusi layanan kelistrikan yang praktis dan mudah diakses masyarakat. Melalui satu aplikasi, pelanggan dapat menikmati berbagai layanan PLN tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Kami berharap generasi muda dapat menjadi pelopor dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus turut mengenalkan kemudahan layanan PLN Mobile kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Anas, Mingu 25 Oktober 2026.
Dalam sesi edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan PLN UP3 Metro, Susanto, memaparkan berbagai materi mengenai potensi bahaya listrik, penggunaan instalasi dan peralatan listrik sesuai standar, serta langkah-langkah pencegahan kecelakaan akibat listrik.
Menurut Susanto, pemahaman mengenai keselamatan ketenagalistrikan perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada siswa jurusan teknik yang nantinya akan berkecimpung langsung dalam bidang kelistrikan.
“Keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi kebiasaan yang diterapkan sejak dini, terutama bagi siswa Jurusan Teknik Ketenagalistrikan yang nantinya akan berkecimpung langsung di bidang kelistrikan. Kami berharap melalui edukasi ini, para siswa mampu mengenali potensi bahaya listrik, memahami prosedur keselamatan, serta membiasakan diri untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Dengan begitu, mereka tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Susanto.
Kepala Jurusan Teknik Ketenagalistrikan SMK Muhammadiyah 2 Metro, Wahyu Ari Saputra, S.T., turut mengapresiasi langkah PLN UP3 Metro dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi siswa, khususnya terkait penerapan keselamatan di bidang ketenagalistrikan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran PLN UP3 Metro yang telah memberikan edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan kepada siswa kami. Kegiatan ini sangat relevan dengan kompetensi keahlian yang dipelajari di sekolah. Dalam bidang kelistrikan, kemampuan teknis harus disertai pemahaman dan kedisiplinan dalam menerapkan prinsip keselamatan. Melalui pembekalan langsung dari PLN, siswa mendapatkan wawasan tentang pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pekerjaan,” ungkap Wahyu.
Melalui edukasi keselamatan ketenagalistrikan dan pengenalan layanan digital PLN Mobile, PLN UP3 Metro mengajak pelajar untuk berperan aktif dalam membangun masa depan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, pemanfaatan teknologi, dan penerapan budaya keselamatan.