JAKARTA – Aktris muda Ratu Sofya akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusannya tidak mengikuti rangkaian promosi film terbaru produksi HAS Creative. Keputusan tersebut sempat memicu berbagai spekulasi di media sosial setelah namanya ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir.
Melalui kuasa hukumnya, Ratu Sofya menegaskan bahwa ketidakhadirannya dalam agenda promosi bukan tanpa alasan. Bintang muda tersebut mengaku masih memiliki hak yang belum diselesaikan oleh pihak rumah produksi.
Kuasa hukum Ratu Sofya, M. Risvan, menjelaskan bahwa persoalan utama yang sedang diperjuangkan kliennya berkaitan dengan pembayaran honor kerja yang hingga kini belum diterima secara langsung oleh sang aktris.
Menurut Risvan, selama proses syuting berlangsung terdapat sejumlah hak yang seharusnya diterima Ratu Sofya sesuai kontrak kerja sama. Namun hingga pekerjaan selesai, hak tersebut disebut belum sepenuhnya diterima.
Pihak kuasa hukum juga menyoroti dugaan penyerahan honor kepada ayah Ratu Sofya tanpa adanya surat kuasa resmi dari sang aktris. Hal itulah yang kemudian memicu polemik hingga akhirnya Ratu memilih tidak ikut serta dalam kegiatan promosi film.
“Ratu tidak bermaksud mangkir dari kewajibannya. Dia juga bukan tidak kooperatif. Namun ada hak yang memang harus diterima terlebih dahulu,” ujar pihak kuasa hukum.
Risvan menegaskan, kliennya tidak memiliki niat melanggar kontrak ataupun bersikap tidak profesional terhadap rumah produksi. Ratu hanya ingin mendapatkan kejelasan mengenai haknya sebelum menjalankan kewajiban promosi.
Persoalan ini semakin menjadi perhatian publik karena sebelumnya nama Ratu Sofya juga sempat ramai diperbincangkan usai muncul kabar dirinya menolak mengikuti promosi film karena keberatan dengan beberapa adegan dewasa dalam proyek tersebut.
Namun dalam penjelasan terbaru, pihak Ratu menegaskan bahwa inti permasalahan sebenarnya berada pada persoalan administratif dan hak kerja yang belum diselesaikan.
Kuasa hukum lainnya, Dede Rahmat, mengatakan bahwa fokus utama kliennya saat ini adalah memperjuangkan hak profesional sebagai seorang aktris. Ia menilai pembayaran honor merupakan hal mendasar dalam sebuah kontrak kerja sama yang seharusnya dipenuhi oleh semua pihak.
Karena itu, pihaknya berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan secara baik-baik tanpa perlu semakin melebar ke ranah publik.
Di sisi lain, Ratu Sofya mengaku kecewa karena persoalan internal tersebut justru lebih dulu menjadi konsumsi publik. Aktris muda itu merasa situasi yang sebenarnya masih bisa dibicarakan secara profesional malah berkembang menjadi polemik di media sosial.