JAKARTA – Keputusan Luna Maya untuk mengurangi aktivitas di industri hiburan akhirnya terjawab. Aktris dan model ternama itu mengungkapkan dirinya kini tengah fokus menjalani program kehamilan demi mewujudkan impian memiliki buah hati bersama sang suami, Maxime Bouttier.
Selama bertahun-tahun, Luna dikenal sebagai salah satu aktris papan atas Indonesia yang aktif membintangi berbagai film dan serial. Namun kini, perempuan berusia 42 tahun tersebut memilih mengambil jeda sementara dari dunia film untuk memberi ruang lebih besar pada kehidupan pribadinya.
Dalam perbincangan bersama Sara Wijayanto di kanal YouTube C8 Podcast, Luna mengungkapkan bahwa dirinya tengah serius mempersiapkan program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF).
Ia ingin memastikan kondisi fisik dan mental berada dalam keadaan terbaik sebelum menjalani seluruh tahapan program kehamilan tersebut.
Luna juga membenarkan bahwa dirinya telah menjalani pembekuan sel telur atau egg freezing sejak beberapa tahun lalu. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk persiapan jangka panjang mengingat faktor usia menjadi salah satu pertimbangan penting dalam program kehamilan.
Pembekuan sel telur tersebut dilakukan sekitar tahun 2022 hingga 2023, jauh sebelum dirinya resmi menikah dengan Maxime Bouttier. Menurut Luna, keputusan itu menjadi investasi masa depan agar peluang memiliki keturunan tetap terbuka di usia yang tidak lagi muda.
Dalam podcast tersebut, Luna turut menjelaskan proses IVF yang akan dijalaninya. Sel telur yang telah dibekukan nantinya akan diproses menjadi embrio setelah dipertemukan dengan sperma. Setelah embrio terbentuk, proses selanjutnya adalah penanaman kembali ke rahim untuk memulai program kehamilan.
Bintang film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa itu mengaku sangat serius menjalani tahapan tersebut. Bahkan, salah satu alasan dirinya mengurangi aktivitas syuting adalah agar kondisi tubuhnya tetap stabil selama menjalani program bayi tabung.
Keinginan Luna untuk memiliki anak ternyata sangat besar. Ia bahkan berharap dapat langsung dikaruniai bayi kembar agar proses kehamilan dan persalinan cukup dijalani satu kali saja.
Menurut Luna, keputusan untuk hiatus memang sengaja diambil agar dirinya bisa lebih fokus pada program IVF. Ia merasa proses tersebut membutuhkan perhatian penuh, mulai dari pengaturan waktu, kesehatan, hingga kondisi emosional.
Pernyataan Luna terkait program bayi tabung pun langsung mendapat perhatian luas dari publik. Banyak penggemar memberikan dukungan dan doa agar rumah tangganya bersama Maxime segera dikaruniai momongan.
Tak sedikit pula yang mengapresiasi keterbukaan Luna dalam membahas isu kesehatan reproduksi, yang hingga kini masih dianggap sensitif oleh sebagian masyarakat.