LAMPUNG BARAT – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMKN 1 Waytenong, Kabupaten Lampung Barat. Sebanyak sembilan siswa dan alumni sekolah tersebut berhasil lolos ke sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026.
Keberhasilan itu diumumkan langsung pihak sekolah melalui unggahan resmi SMKN 1 Waytenong. Para siswa diterima di berbagai kampus negeri ternama seperti Universitas Lampung (Unila), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), UIN Raden Intan Lampung hingga Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Kepala SMKN 1 Waytenong, Ike Maria Sari, S.Pd., M.M., mengaku bangga atas capaian para siswa yang dinilai menjadi bukti bahwa lulusan SMK juga mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri.
“Alhamdulillah tahun ini ada sembilan siswa dan alumni SMKN 1 Waytenong yang berhasil lolos PTN melalui jalur SNBT. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah dan juga orang tua siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pendampingan para guru selama proses pembelajaran dan persiapan menghadapi seleksi.
“Kami berharap capaian ini bisa menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus semangat belajar dan berani melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Berikut daftar siswa dan alumni SMKN 1 Waytenong yang lolos PTN jalur SNBT 2026:
- Risma Anggrayani – Polinela, jurusan Teknologi Rekayasa Internet
- Putri Anggraini – Polinela, jurusan Pengelolaan Perhotelan
- Nuril Aulia – Polinela, jurusan Produksi Media
- Padli – Polinela, jurusan Teknologi Rekayasa Internet
- Ayuni Fransiska – Unila, jurusan Manajemen
- Siti Fatimah Tuz Zahro – Polinela, jurusan Pengelolaan Agribisnis
- Laudya Bella Lestari – Unila, jurusan Pendidikan Ekonomi
- Rahmat Sandiawan – Unila, jurusan Teknik Pertanian
- Aldo – UIN Raden Intan Lampung, jurusan Sistem Informasi
- Rangga Juniandha Pratama – Itera, jurusan Pariwisata
Pihak sekolah berharap para siswa yang telah diterima dapat terus berprestasi dan membawa nama baik almamater di perguruan tinggi masing-masing.


