Qualcomm Bidik Pasar Laptop Entry-Level dengan Snapdragon C dan AI Offline

Chip Snapdragon C membuka era laptop AI murah dengan fitur AI offline, baterai awet, dan harga mulai Rp5 jutaan.
gambar-user/JYiVWSgzPzy0COzkScRf257TVeX4ALUGscdF7APw.jpg
Budi Setiawan - Jumat, 12 Jun 2026 - 06:18 WIB
Prototipe Acer Aspire Go 15 bertenaga Snapdragon C dipamerkan di Computex 2026. Laptop AI ini diklaim hadir dengan harga mulai Rp5 jutaan dan dukungan AI offline.
Prototipe Acer Aspire Go 15 bertenaga Snapdragon C dipamerkan di Computex 2026. Laptop AI ini diklaim hadir dengan harga mulai Rp5 jutaan dan dukungan AI offline. - Ilustrasi Medialampung.co.id

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Laptop ini membawa spesifikasi yang cukup menarik untuk kelas harga entry-level, antara lain:

  • Prosesor Qualcomm Snapdragon C
  • RAM 8 GB
  • SSD 512 GB
  • Layar 15,6 inci Full HD
  • Kamera Full HD
  • Dua port USB Type-C
  • Satu USB Type-A
  • Satu port HDMI

Kombinasi spesifikasi tersebut membuat Aspire Go 15 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan laptop produktivitas dengan harga terjangkau.

Snapdragon X2 Series Perkuat Segmen Premium

Selain Snapdragon C, Qualcomm juga memperkenalkan lini premium terbaru yakni Snapdragon X2 Elite dan Snapdragon X2 Plus.

Sejumlah produsen laptop langsung memamerkan perangkat berbasis prosesor tersebut, di antaranya:

Advertisements

Acer

  • Swift Spin 14 AI

Asus

  • ZenBook A14
  • ZenBook A16
  • Vivobook S16
  • ProArt PZ14

HP

  • OmniBook X
  • OmniBook Ultra

Lenovo

  • Yoga Slim 7X
  • IdeaPad 5X 2-in-1

Samsung

  • Galaxy Book 6 Edge

Menariknya, beberapa lini laptop yang biasanya menyasar segmen menengah kini mulai menggunakan Snapdragon X2 Elite sebagai prosesor utama.

Unggul dalam Performa dan Efisiensi Daya

Qualcomm juga memamerkan hasil pengujian performa Snapdragon X2 Series selama pameran berlangsung.

Dalam benchmark Speedometer menggunakan HP OmniBook Ultra, Snapdragon X2 Elite mencatat skor lebih tinggi dibanding sejumlah pesaingnya.

Tak hanya soal performa, efisiensi daya juga menjadi salah satu keunggulan utama.

Advertisements

Dalam pengujian yang sama, laptop berbasis Snapdragon hanya menghabiskan sekitar 52 persen kapasitas baterai. Sebagai perbandingan, perangkat dengan prosesor Intel Core Ultra 7 mengonsumsi hingga 72 persen daya baterai.

Pada skenario produktivitas kantor, laptop Snapdragon masih menyisakan sekitar 66 persen baterai, sementara perangkat pesaing hanya tersisa sekitar 38 persen.

AI Lokal Jadi Fokus Utama Qualcomm

Selain perangkat keras, Qualcomm turut menampilkan berbagai demonstrasi aplikasi AI yang berjalan secara lokal di perangkat.

Beberapa contoh implementasi yang diperlihatkan meliputi:

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements