Sementara Xiaomi 17T Pro ditenagai MediaTek Dimensity 9500 yang masuk kategori flagship.
Berdasarkan hasil benchmark:
- Performa CPU Xiaomi 17T Pro sekitar 50 persen lebih cepat.
- Performa GPU meningkat hingga dua kali lipat dibanding Xiaomi 17T.
Keunggulan tersebut membuat Xiaomi 17T Pro menjadi pilihan ideal bagi gamer berat maupun pengguna yang menginginkan performa jangka panjang.
Namun menariknya, Xiaomi 17T justru unggul dalam manajemen suhu. Saat digunakan dalam waktu lama, suhu perangkat lebih stabil dan tidak mudah mengalami throttling.
Sebaliknya, Xiaomi 17T Pro cenderung menghasilkan panas lebih tinggi ketika bekerja pada performa maksimal.
Penyimpanan dan Sistem Operasi
Kedua perangkat tersedia dalam pilihan memori internal:
- 256 GB
- 512 GB
Khusus Xiaomi 17T Pro, tersedia pula varian penyimpanan hingga 1 TB.
Untuk perangkat lunak, keduanya menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan dukungan pembaruan sistem yang panjang.
Baterai dan Pengisian Daya
Xiaomi 17T Pro kembali unggul pada sektor daya.
Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 7.000 mAh yang mampu bertahan hingga sekitar 22 jam penggunaan aktif.
Sebaliknya, Xiaomi 17T mengandalkan baterai 6.500 mAh dengan daya tahan sekitar 17 jam.
Perbedaan lain terlihat pada teknologi pengisian daya:
