Suzuki A100: Ikon Motor Jepang Era 1960-an yang Kini Diburu Kolektor

Suzuki A100 menjadi simbol motor komuter dua-tak Jepang yang praktis, ringan, dan kini berstatus buruan kolektor otomotif klasik.
Krisna Jeri - Selasa, 07 Jul 2026 - 07:41 WIB
Suzuki A100 tampil dengan desain sederhana khas motor Jepang era 1960-an, mengusung mesin dua-tak ringan yang kini menjadi incaran kolektor.
Suzuki A100 tampil dengan desain sederhana khas motor Jepang era 1960-an, mengusung mesin dua-tak ringan yang kini menjadi incaran kolektor. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Dengan bobot kering sekitar 83 kilogram dan kecepatan puncak yang dapat menembus 105 km/jam, A100 dikenal ringan dan mudah dikendalikan.

Karakter ini membuatnya populer di kalangan pengendara muda dan pekerja yang membutuhkan kendaraan praktis untuk mobilitas sehari-hari.

Di Indonesia, Suzuki A100 sempat menjadi motor yang cukup populer pada masanya. Bahkan, motor ini pernah digunakan oleh sejumlah instansi pemerintah, termasuk PT Pos Indonesia, sebagai kendaraan operasional untuk pengantaran surat dan paket karena keiritan serta keandalannya.

Seiring berjalannya waktu, Suzuki A100 bertransformasi dari motor harian menjadi barang koleksi.

Advertisements

Saat ini, keberadaannya banyak ditemukan di garasi komunitas motor klasik dan kerap menjadi pusat perhatian dalam ajang pameran kendaraan lawas.

Meski produksinya telah berakhir sejak beberapa dekade lalu, Suzuki A100 tetap dianggap sebagai bagian penting dalam sejarah motor komuter dua-tak. 

Desain klasik, mesin responsif, serta nilai nostalgia menjadikannya lebih dari sekadar kendaraan lama, melainkan warisan otomotif yang terus dihormati oleh generasi pecinta motor klasik hingga kini.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements