BANDAR LAMPUNG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung karang terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran distribusi logistik nasional melalui layanan angkutan barang yang aman, andal, efisien, dan berkelanjutan. Sepanjang Semester I 2026, KAI Divre IV Tanjung karang berhasil mengangkut sebanyak 13.871.226,438 ton berbagai komoditas strategis.
Dari total volume angkutan tersebut, komoditas batubara masih mendominasi dengan capaian 13.675.675,859 ton atau sekitar 98,59 persen dari keseluruhan angkutan barang. Selain batubara, KAI Divre IV Tanjung karang juga mengangkut semen zak sebanyak 102.880 ton, bahan bakar minyak (BBM) sebesar 66.150,439 ton, serta semen curah sebanyak 26.520,140 ton.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan layanan angkutan barang merupakan salah satu lini bisnis utama KAI yang memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas sekaligus meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional.
"Kereta api menjadi moda transportasi logistik yang memiliki keunggulan dari sisi kapasitas angkut, ketepatan waktu, keamanan, serta efisiensi biaya. Melalui layanan angkutan barang, KAI terus mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas penting yang dibutuhkan masyarakat maupun sektor industri," ujar Zaki, Selasa 8 Juli 2026.
Menurutnya, dominasi angkutan batubara menunjukkan besarnya kontribusi KAI dalam mendukung distribusi energi nasional. Sementara itu, layanan angkutan semen dan BBM turut berperan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta memenuhi kebutuhan energi di berbagai daerah.
Untuk menjaga keandalan layanan, KAI Divre IV Tanjungkarang secara konsisten melakukan perawatan sarana dan prasarana perkeretaapian, meningkatkan pengawasan operasional, serta memastikan kesiapan sumber daya manusia agar seluruh perjalanan kereta api barang berlangsung dengan selamat, aman, lancar, dan tepat waktu.
Selain meningkatkan efisiensi distribusi logistik, penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang juga memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, menekan risiko kecelakaan, serta mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan karena mampu menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya.
"KAI Divre IV Tanjung karang akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan angkutan barang melalui penguatan aspek operasional, keselamatan, serta pelayanan kepada pelanggan. Kami optimistis kereta api akan terus menjadi pilihan utama dalam mendukung sistem logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan," tutup Zaki.