Saat sistem YPVS mulai bekerja, tenaga meningkat secara signifikan sehingga menghasilkan akselerasi eksplosif yang menjadi ciri khas motor sport 2-tak.
Pada masanya, Yamaha TZM 150 termasuk salah satu motor sport 150 cc tercepat di kelasnya.
Motor ini diklaim mampu mencapai kecepatan puncak mendekati 200 km/jam, sementara bobotnya yang ringan membuat akselerasi terasa responsif di berbagai kondisi jalan.
Untuk menunjang performanya, Yamaha membekali TZM 150 dengan sejumlah komponen berkualitas, antara lain:
- Mesin 147 cc 2-tak berpendingin cairan.
- Teknologi Yamaha Power Valve System (YPVS).
- Transmisi manual 6 percepatan.
- Suspensi teleskopik di depan dan monoshock di belakang.
- Rem cakram pada roda depan dan belakang.
Perpaduan tersebut membuat motor tetap stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi sekaligus memberikan pengendalian yang presisi.
Hingga sekarang, desain Yamaha TZM 150 masih menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Motor ini memiliki fairing berukuran besar, windshield tinggi, jok bertingkat, serta panel instrumen analog yang mencerminkan karakter motor sport era 1990-an.
Selain tampilannya yang khas, suara knalpot mesin 2-tak dengan ledakan tenaga yang spontan juga menjadi alasan mengapa banyak penggemar otomotif masih memburu motor ini hingga sekarang.
Populasi Yamaha TZM 150 yang sangat terbatas membuat nilai jualnya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Unit yang masih menggunakan komponen standar pabrik, memiliki dokumen lengkap, dan berada dalam kondisi terawat dapat dihargai mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah, bergantung pada tingkat orisinalitas dan kondisi kendaraan.
Tak sedikit pemilik yang mempertahankan motor ini sebagai koleksi sekaligus simbol kejayaan era motor sport 2-tak yang kini telah berakhir.
Walaupun tidak mencatatkan penjualan sebesar para pesaingnya, Yamaha TZM 150 tetap memiliki tempat istimewa dalam sejarah otomotif roda dua.