Pipa Transmisi Bocor, Pasokan Air PDAM Limau Kunci Terganggu Hingga 4 Hari

Perbaikan pipa transmisi utama Way Jurak membuat distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Liwa terganggu sementara.
Lusiana Purba - Senin, 01 Jun 2026 - 16:30 WIB
PDAM Limau Kunci mengumumkan adanya gangguan pasokan air akibat kebocoran pipa transmisi yang diperkirakan hingga 4 hari
PDAM Limau Kunci mengumumkan adanya gangguan pasokan air akibat kebocoran pipa transmisi yang diperkirakan hingga 4 hari - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Pelayanan air bersih Perumda Limau Kunci Cabang Liwa dipastikan mengalami gangguan dalam beberapa hari ke depan akibat kebocoran pada pipa transmisi utama yang menyalurkan air dari sumber mata air menuju pelanggan di wilayah Kota Liwa dan sekitarnya.

Kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan penurunan debit hingga penghentian sementara aliran air di sejumlah kawasan selama proses perbaikan berlangsung.

Kepala Bagian Teknik Perumda Limau Kunci, Indra Gunawan, yang mendampingi Plt Direktur Perumda Limau Kunci Pirwan, menjelaskan bahwa kebocoran terjadi pada pipa transmisi HDPE berdiameter 350 milimeter di jalur sumber mata air Way Jurak, Pekon Bahway, Kecamatan Balik Bukit.

Menurutnya, kerusakan itu ditemukan pada Senin (1 Juni 2026) setelah petugas menerima laporan dari masyarakat. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, diketahui terjadi kebocoran pada jaringan transmisi utama yang menjadi salah satu tulang punggung pasokan air baku untuk wilayah pelayanan Cabang Liwa.

Advertisements

“Kebocoran terjadi pada pipa transmisi HDPE 350 di jalur sumber mata air Way Jurak, Pekon Bahway. Karena ini merupakan pipa transmisi utama, maka perlu dilakukan penanganan secepatnya agar tidak berdampak lebih luas,” ujar Indra Gunawan, Senin (1 Juni 2026).

Ia menjelaskan perbaikan belum dapat dilakukan pada hari yang sama karena petugas harus terlebih dahulu mengosongkan jalur pipa transmisi. Langkah tersebut diperlukan agar proses perbaikan dapat dilakukan secara aman dan optimal.

“Perbaikan rencananya mulai dilaksanakan Selasa (2 Juni 2026). Saat ini pipa transmisi harus dikosongkan terlebih dahulu sebelum dilakukan penggalian dan penggantian bagian yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Perumda Limau Kunci memperkirakan proses perbaikan hingga normalisasi distribusi air membutuhkan waktu sekitar empat hari. Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah akan mengalami gangguan pasokan air bersih.

Advertisements

Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Way Mengaku ABC, Perumahan Dinas Atas, Pasar Liwa, dan Seranggas. Di kawasan tersebut aliran air berpotensi mengecil hingga berhenti sementara, tergantung kondisi jaringan dan tekanan air yang tersedia.

Indra mengakui kondisi tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Karena itu, pihaknya telah mengerahkan tim teknis untuk mempercepat proses perbaikan agar distribusi air dapat kembali normal sesuai target yang ditetapkan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar pekerjaan dapat selesai sesuai estimasi. Tim akan bekerja di lapangan begitu proses pengosongan pipa selesai dilakukan,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan cadangan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses perbaikan berlangsung.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements