BANDAR LAMPUNG – BMW R25/3 menjadi salah satu sepeda motor klasik paling bersejarah yang pernah diproduksi BMW Motorrad.
Diluncurkan pada 1953, motor bermesin satu silinder ini hadir sebagai penyempurnaan dari BMW R25/2 dan sukses menjadi model satu silinder terlaris dalam sejarah pabrikan asal Jerman tersebut.
Perpaduan desain elegan, mesin yang andal, serta penggunaan sistem penggerak poros (shaft drive) membuat BMW R25/3 tetap diminati para kolektor hingga sekarang.
BMW memproduksi R25/3 hingga 1956, bertepatan dengan masa kebangkitan ekonomi Jerman setelah Perang Dunia II.
Saat itu masyarakat membutuhkan kendaraan yang hemat, tangguh, dan nyaman untuk mobilitas sehari-hari.
Berkat karakter tersebut, BMW berhasil memasarkan sekitar 47.700 unit R25/3, menjadikannya motor satu silinder paling sukses yang pernah diproduksi perusahaan.
BMW R25/3 merupakan generasi ketiga dari keluarga R25 yang membawa berbagai penyempurnaan dibandingkan pendahulunya.
Pabrikan melakukan pembaruan pada sektor teknis maupun desain, seperti penggunaan tangki bahan bakar baru, sistem rem full hub yang lebih optimal, hingga pelek yang lebih ringan.
Penyempurnaan tersebut meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus memberikan kemampuan pengereman yang lebih baik.
Kesuksesan R25/3 turut mendorong pertumbuhan penjualan BMW Motorrad pada pertengahan 1950-an.
Bahkan, model ini menjadi salah satu penyumbang terbesar penjualan sepeda motor BMW pada periode tersebut.
BMW R25/3 mengusung desain khas motor Eropa era 1950-an dengan tampilan sederhana namun berkelas.