Dinkes Bandar Lampung Imbau Warga Waspadai Dampak Suhu Panas dan Musim Kemarau terhadap Kesehatan

Menurut Muhtadi, paparan panas berlebih dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), hingga gangguan pada sistem pernapasan dan pencernaan.
Arif Setiawan - Selasa, 28 Jul 2026 - 11:14 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak suhu tinggi dan udara kering selama musim kemarau guna mencegah dehidrasi, ISPA, pneumonia, hingga penyakit saluran pencernaan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak suhu tinggi dan udara kering selama musim kemarau guna mencegah dehidrasi, ISPA, pneumonia, hingga penyakit saluran pencernaan. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Kota Bandar Lampung pada Minggu ke-28 Tahun 2026 atau pertengahan Juli 2026, Dinkes mencatat sebanyak 2.335 kasus ISPA. Angka tersebut relatif stabil dalam empat pekan terakhir.

Sementara itu, jumlah suspek demam tifoid mencapai 191 kasus atau meningkat sekitar 12,4 persen dibandingkan empat pekan sebelumnya. Peningkatan lebih tinggi terjadi pada kasus pneumonia yang tercatat sebanyak 55 kasus atau naik sekitar 48,6 persen dalam periode yang sama.

Adapun kasus diare akut tercatat sebanyak 319 kasus dengan tren yang relatif stabil. Sementara penyakit serupa influenza atau Influenza Like Illness (ILI) tercatat sebanyak empat kasus dan tidak mengalami perubahan signifikan dalam empat pekan terakhir.

Muhtadi menjelaskan data tersebut merupakan hasil pencatatan agregat Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon yang dihimpun dari seluruh puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) serta rumah sakit yang menjadi jejaring pelapor SKDR di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Advertisements

Ia berharap masyarakat semakin disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, sesak nafas, diare berkepanjangan, maupun tanda-tanda dehidrasi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements