Saat rendering berlangsung, komputer tidak terlalu gagap ketika digunakan untuk berpindah desktop virtual, membuka browser, atau menjalankan aplikasi lain.
Kdenlive yang sebelumnya beberapa kali mengalami force close ketika RAM penuh juga menjadi lebih stabil.
ZRAM berperan sebagai penyangga ketika tekanan memori meningkat sehingga sistem tidak mudah mengalami crash.
Dengan demikian, CachyOS memang tidak mengubah Mini PC kelas menengah menjadi perangkat kelas workstation. Akan tetapi, optimasi sistem membuat kemampuan hardware yang sudah ada dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal.
Kelebihan dan Kekurangan Rolling Release
Sebagai distro berbasis rolling release, CachyOS menawarkan akses terhadap software yang relatif mutakhir.
Pengguna mendapatkan pembaruan secara rutin dan dapat menikmati versi aplikasi terbaru beserta perbaikan bug yang tersedia.
Ketersediaan software juga menjadi salah satu keunggulannya. Integrasi antara repositori Arch, repositori CachyOS, dan Arch User Repository (AUR) membuat pilihan aplikasi yang tersedia sangat luas.
Namun, model rolling release juga memiliki konsekuensi.
Pembaruan sistem berlangsung cukup sering sehingga pengguna perlu menyiapkan kuota internet dan waktu untuk melakukan maintenance. Ada pula kemungkinan muncul masalah kompatibilitas setelah pembaruan tertentu.
Dalam pengalaman penggunaan tersebut, Kdenlive sempat mengalami crash setelah diperbarui ke versi terbaru.
Untungnya, CachyOS menyediakan sejumlah mekanisme pemulihan, seperti: